Istana Ratu Boko, Menjemput Senja Di Gerbang Istana

Jl. Solo kilometer 17, Desa Bokoharjo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta

Sunset di Istana Ratu Boko/Candi Boko
Suasana sunset di Istana Ratu Boko/Candi Boko. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)

Kompleks Istana Ratu Boko merupakan salah satu warisan cagar budaya yang melengkapi keistimewaan Jogja. Menjemput senja terbaik Jogja dari gapura istana adalah pilihan yang tidak boleh kamu lewatkan saat mengunjungi tempat ini.

Sebuah gapura batu nan megah tampak menawan ketika sinar matahari sore memantul di sela-sela bangunannya. Dari kejauhan, gapura yang sudah ada sejak 792 itu menjadi siluet lantaran tertutup sinar matahari yang mulai meredup. Di kejauhan, bulatan merah menyala perlahan menyingkir dari angkasa, bergulir turun lantas menghilang dan hanya menyisakan pancarona nan indah di langit. Merapi Merbabu yang berdiri kokoh di kejauhan seolah menjadi pelengkap paket senja nan mempesona di Ratu Boko.

Ya, berburu senja tak harus selalu di pantai atau di puncak gunung, menikmati senja di kompleks Istana Ratu Boko bisa menjadi pilihan. Istana Ratu Boko merupakan kompleks istana yang dibangun pada masa pemerintahan Rakai Panangkaran, salah satu keturunan Wangsa Syailendra sekitar tahun 792 M. Kompleks istana ini bernama Abhyagiri Vihara yang berarti biara di bukit penuh kedamaian. Hal ini dikarenakan lokasi Ratu Boko yang berada di atas bukit setinggi 196 mdpl. Dari tempat ini kamu bahkan bisa menyaksikan puncak Candi Prambanan, Gunung Merapi Merbabu, dan desa-desa di sekitarnya.

Istana ini mulanya berfungsi sebagai tempat menyepi dan kegiatan spiritual agama Budha, namun pada 856 M, komples istana seluas 250.000 m3 difungsikan sebagai keraton oleh Rakai Walanging Pu Khumbayoni yang beragama Hindu. Hal inilah yang lantas membuat kompleks istana ini kental dengan perpaduan unsure Hindu dan Budha. Dilihat dari sisi agama Hindu, Istana Ratu Boko memiliki yoni, tiga miniatur candi, arca Ganesha, dan Durga, serta lempengan emas dan perak bertuliskan mantera agama Hindu Om Rudra ya namah swaha. Sedangkan sentuhan Budha sangat terasa pada acra Budha, reruntuhan stupa, dan stupika.

Istana Ratu Boko terbagi menjadi empat bagian yang meliputi barat, timur, tengah, dan tenggara. Bagian tengah terdiri dari bangunan gapura utama, lapangan, candi pembakaran, kolam, batu berumpak, dan paseban. Sedangkan bagian tenggara meliputi batur pendopo, batur pringgitan, gapura, dua kompleks kolam, dan reruntuhan. Sebuah pahatan lingga yoni tampak di dasar kolam. stupa budha, kolam, serta kompleks gua yang disebut Gua Lanang dan Gua Wadon berada di bagian timur. Bagian barat terdiri dari perbukitan yang memiliki tiga teras. Masing-masing teras dipisahkan oleh pagar batu andesit dengan tinggi lebih kurang 3,50 meter dan tebing teras diperkuat dengan tumpukan batu andensit. Batas utara adalah pahatan langsung dinding perbukitan.

Jika kamu masuk dari pintu gerbang istana, dua buah gapura menjulang menjadi pemandangan awal dari Kompleks Istana Ratu Boko. Gapura pertama terdiri dari tiga pintu sedangkan gapura kedua memiliki lima pintu. Pada gapura pertama, terdapat tulisan Panabwara yang berarti kekuatan. Kata tersebut berdasarkan prasasti Wanua Tengah III ditulis oleh Rakai Panabwara sebagai tanda bangunan tersebut bangunan utama.

Setelah meninggalkan gapura kedua, kamu akan menjumpai bangunan candi dengan bahan dasar batu putih. Hal tersebut membuat masyarakat setempat menyebutnya Candi Batu Putih. Selain Candi Batu Putih, Istana Ratu Boko juga memiliki candi berbentuk bujur sangkar dengan ukuran 26 meter x 26 meter dengan dua teras. Konon, candi tersebut digunakan sebagai tempat pembakaran jenazah, karena itu tempat tersebut dinamakan Cadi Pembakaran.

Istana Ratu Boko juga memiliki sebuah sumur bernama Amerta Mantana yang berarti air suci yang diberikan mantra. Sumur tersebut terletak di arah tenggara dari candi pembakaran. Menurut penuturan masyarakat setempat, air dari sumur itu dapat membawa keberuntungan. Sedangkan bagi orang Hindu air sumur tua itu selalu digunakan untuk ritual Upacara Tawur Agung, sehari sebelum Nyepi. Mereka meyakini, air tersebut dapat memurnikan diri kembali.

Selain sisa-sisa reruntuhan bangunan istana, Kompleks Ratu Boko juga dilengkapi dengan fasilitas Adriwarna Cafe. Restoran terbuka yang terletak di lereng bukit ini memiliki pemandangan langsung ke Candi Prambanan dan Gunung Merapi. Saat di Prambanan sedang dilangsungkan Sendratari Ramayana, dari tempat ini kamu bisa menyaksikan kemegahan candi tersebut dalam balutan lampu sorot warna-warni. Tempatnya yang romantis membuat Adriwarna Cafe sering dijadikan lokasi gathering bahkan resepsi pernikahan.

Istana Ratu Boko/Candi Boko
Gerbang masuk Istana Ratu Boko/Candi Boko. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)

Aktivitas Yang Bisa Dilakukan di Istana Ratu Boko

  • Melihat Sunset Terbaik di Jogja
    Banyak orang bilang bahwa salah satu tempat terbaik untuk menikmati senja di Yogyakarta adalah dari gerbang Istana ratu Boko. Hal ini tidaklah berlebihan karena pemandangan senja dari tempat ini benar-benar mempesona. Bdi Ratu Boko akan memberikanmu sensasi yang berbeda dibandingkan dengan melihat sunset di laut atau di gunung. Disini kamu bisa melihat senja sembari duduk di hamparan rumput hijau atau berdiri di bawah pintu gerbang. Matahari bulat sempurna kemerahan akan bergerak perlahan hingga menghilang ke batas cakrawala. Langit senja pun berubah beraneka warna hingga kemudian berganti pekat. Pemandangan indah ini tak akan berlangsung lama, karena itu siapkanlah kamera.
  • Hunting Foto
    Meski hanya tersisa reruntuhan, kompleks Istana Ratu Boko sangat fotogenic. Nyaris semua sisi kawasan ini terlihat indah jika diabadikan dalam lensa. Kamu bisa memainkan tone warna. Untuk kesan klasik, membuat foto hitam putih adalah pilihan ciamik. Saat musim penghujan, tanah lapang di belakang gerbang akan dipenuhi hamparan rumput hijau. Pohon flamboyan juga mulai berbunga, itulah saat terbaik untuk mengambil gambar dengan warna-warni ceria. Istana Ratu Boko termasuk spot favorit pemotretan di Jogja, baik untuk pemotretan model, foto landscape dan heritage, sesi foto pre-wedding, hingga sekadar foto koleksi pribadi. Jika kamu berkunjung kesini saat senja, jangan lupa untuk membuat foto siluet di bawah gapura. Meski tempat tersebut merupakan spot favorit sejuta umat, hasil gambarnya tak akan pernah mengecewakan.
  • Membuat Video Timelapse
    Kalau kamu seorang youtubers atau suka menguplad video di instagram, tak ada salahnya kamu membuat video timelapse dari ketinggian Istana Ratu Boko. Waktu terbaik membuat timelapse tentu saja saat senja menjelang. Kamu bisa mengabadikan perubahan warna langit. Mulai dari awan putih yang berarak pelan, mentari yang tenggelam ke peraduan, hingga langit senja yang berubah warna. Jika kamu sabar, kamu bisa melanjutkannya dengan membidik kawasan perdesaan di kaki Merapi. Saat satu-persatu lampu rumah warga mulai menyala dan semua berubah menjadi lautan cahaya, itu adalah pemandangan yang sangat menggugah.
  • Mempelajari Candi dengan Sentuhan Hindu dan Budha
    Bagi kamu pencinta sejarah dan bangunan bersejarah, Istana Ratu Boko merupakan salah satu tempat yang tak boleh terlewatkan dari daftar perjalananmu. Dari istana yang konon digunakan sebagai tempat ibadah tersebut, kamu bisa mempelajari bagaimana perkembangan Hindu dan Budha di tanah Jawa. Suatu Istana yang memiliki dua percampuran agama menjadi daya tarik lain jika belajar sejarah di sini.
  • Menonton Pertunjukan Sendratari Sumunaring Abhyagiri
    Sendratari Sumunaring Abhyagiri merupakan pertunjukan drama tari kolosal nan megah dan bertempat di pelataran gerbang utama Istana Ratu Boko. Tarian ini menceritakan kisah keluarga kerajaan dan interaksi mereka dengan orang-orang lokal di Boko. Tarian yang dilakukan oleh ratusan penari tersebut bertujuan untuk melestarikan nilai-nilai tradisional Jawa. Berhubung pagelaran sendratari Sumunaring Abhyagiri hanya dilangsungkan setahun sekali yakni di bulan Juni, maka jangan sampai terlewatkan.

Lokasi dan Akses Menuju Istana Ratu Boko

Kompleks Istana Ratu Boko terletak di Bukit Boko, di tepi jalan raya Prambanan – Piyungan atau detail alamatnya terletak diJalan Solo kilometer 17, Desa Bokoharjo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Tempat ini tidak terlalu jauh dari Candi Prambanan. Jika kamu tidak membawa kendaraan pribadi, kamu bisa mengunjungi Ratu Boko menggunakan shuttle bus yang disediakan oleh pengelola candi dengan cara membeli tiket terusan Candi Prambanan – Ratu Boko. Shuttle bus tersebut akan berangkat setiap 10 menit sekali dan pemberangkatan terakhir pada pukul 15.00 WIB. Untuk nformasi lebih lanjut mengenai tiket, shuttle bus, hingga pagelaran Sumunaring Abhyagiri bisa menghubungi nomor (0274) 496510. Untuk mencapai kawasan Prambanan sendiri kamu bisa menggunakan bus Tranjogja rute 1A dan 2A. Selain menggunakan shuttle bus, kamu juga bisa naik angkutan umum, ojek, atau delman dari Terminal Prambanan.

Jam Buka Istana Ratu Boko

Buka setiap hari pukul 06.00 WIB-17.00 WIB

 Harga Tiket Istana Ratu Boko

  • Wisatawan domestik: Rp 25.000 (dewasa), Rp 10.000 (anak-anak)
  • Wisatawan asing: USD 13
  • Tiket sunset: Rp 100.000

Tempat Wisata dan Lokasi Asik di Sekitar Istana Ratu Boko

  • Candi Barong
    Candi Barong terletak di tenggara kompleks Istana Ratu Boko, tepatnya di Dusun Candisari, Sambirejo, Prambanan. Candi yang dibangun di atas teras batu ini merupakan tempat para petani memuja Dewa Wisnu dan Dewi Sri. Di candi ini terdapat hiasan kala barong. Candi Barong asyik dikunjungi saat senja.
  • Candi Prambanan
    Candi Prambanan merupakan kompleks Candi Hindu tertinggi sekaligus tercantik di Indonesia, dengan ketinggian 47 meter. Bentuknya yang ramping dan tinggi mencuri perhatian siapa saja yang melewati jalan raya Jogja – Solo. Candi ini terdiri dari 3 bangunan candi utama dan banyak candi pewara yang kini sebagian besar sudah menjadi reruntuhan. Prambanan sarat akan kisah cinta. Mulai dari legenda perjuangan Bandung Bondowoso untuk mendapatkan Roro Jonggrang, hingga kisah cinta Rama dan Shinta yang terpahat di dinding candi.
  • Desa Teletubbies / Kompleks Rumah Domes
    Tak jauh dari kaki Bukit Boko terdapat New Nglepen Village alias kompleks rumah domes. Kampung ini menjadi unik karena seluruh bangunannya berbentuk dome alias setengah linkaran. Hal itulah yang menjadikan kampung ini disebut sebagai desa telletubies. Jika tertarik, kamu bisa berkunjung ke kampung ini untuk belajar konstruksi bangunan tahan gempa serta masuk dan melihat-lihat kondisi rumah yang unik tersebut. Kapan lagi coba bisa mengintip rumah telletubis?
  • Candi Ijo
    Candi Ijo terletak pada ketinggian 410 mdpl sehingga ditahbiskan sebagai candi dengan lokasi tertinggi di Yogyakarta. Candi yang dibangun sekitar abad ke-9 ini terletak di puncak Bukit Hijau atau Gumuk Ijo. Halaman candi dipenuhi rumput yang hijau segar sehingga asyik dijadikan tempat piknik. Berada disini kamu akan merasakan suasana yang tenang dan damai. Kamu juga bisa menikmati panorama alam di bawah candi berupa teras-teras seperti di daerah pertanian dengan kemiringan yang curam.
  • Tebing Breksi
    Destinasi wisata yang baru saja diresmikan pada tahun 2015 ini berada di tepi jalan menuju Candi Ijo. Awalnya tempat ini hanyalah tambang batu kapur, kemudian oleh pemerintah dipoles sehingga menjadi tempat wisata yang indah dan eksotis. Selain dikenal dengan nama Taman atau Tebing Breksi, orang-orang juga kerap menyebutnya dengan nama White Canyon. Dari atas tebing kamu bisa melihat Candi Prambanan, Candi Sojiwan, dan Candi Barong.
Istana Ratu Boko/Candi Boko
Komplek Istana Ratu Boko/Candi Boko. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)
Istana Ratu Boko/Candi Boko
Suasana sunset Istana Ratu Boko/Candi Boko. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)
Pendopo Istana Ratu Boko/Candi Boko
Pendopo di komplek Istana Ratu Boko/Candi Boko. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)
Istana Ratu Boko/Candi Boko
Pendopo di komplek Istana Ratu Boko/Candi Boko. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)
Istana Ratu Boko/Candi Boko
Komplek kolam di Istana Ratu boko/Candi Boko. Komplek kolam ini terbagi menjadi 2 bagian, utara dan selatan. Kedua bagian kolam dihubungkan dengan sebuah gapura. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)

 

Istana Ratu Boko/Candi Boko
Wisatawan sedang melihat komplek kolam di Istana Ratu boko/Candi Boko. Komplek kolam ini terbagi menjadi 2 bagian, utara dan selatan. Kedua bagian kolam dihubungkan dengan sebuah gapura. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)
Istana Ratu Boko/Candi Boko
Komplek Istana Ratu Boko/Candi Ratu Boko. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)
Sunset Istana Ratu Boko/Candi Boko
Suasana sunset Istana Ratu Boko/Candi Boko. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)

 

TINGGALKAN KOMENTAR YUK!

Please enter your comment!
Please enter your name here