Pantai Siung, Tarian Jemari Di Dinding Tebing

Dusun Wates, Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul

Tebing Pantai Siung
Dengan latar belakang pantai, sangat asik untuk melakukan pemanjatan di Pantai Siung ini. Grate atau tingkat kesulitan di tebing Siung ini juga bermacam-macam, dari mudah, sedang dan hingga ada yang harus memiliki keterampilan khusus untuk memanjatnya. Ada sekitar 250 jalur pemanjatan di Pantai Siung ini. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)

Dikelilingi tebing-tebing karang nan perkasa, Pantai Siung menjadi incaran para pemanjat yang haus akan petualangan. Di tempat ini mereka akan menguji ketangguhan jemari dan daya tahan tubuh guna mencapai titik puncak pemanjatan. Sedangkan bagi para pejalan, Pantai Siung menyajikan lansekap indah sebagai tempat tetirah.

Di kalangan pejalan, Pantai Siung tidaklah sepopuler Pantai Indrayanti, Pantai Pok Tunggal, atau Pantai Nglambor. Bahkan pantai ini tidak masuk dalam daftar 10 tempat di Yogyakarta yang wajib kamu kunjungi supaya menjadi anak kekinian. Namun bagi para petualang, khususnya para penikmat olahraga ekstrim rock climbing, Pantai Siung justru menjadi jujugan utama saat mereka berkunjung ke Jogja. Bukan hanya pemanjat lokal yang ingin mencumbu tebing-tebing Siung, pemanjat dari luar negeri pun berdatangan ke pantai ini.

Sebelum berkembang menjadi kawasan wisata minat khusus panjat tebing, Pantai Siung hanyalah pantai biasa yang sepi dan jarang dikunjungi wisatawan. Lantas pada tahun 2000, kelompok-kelompok pecinta alam mulai melirik tebing-tebing Siung dan membuat jalur pemanjatan di sana. Berbagai acara yang berhubungan dengan panjat tebing dan aktivitas luar ruangan pun dihelat di tempat ini. Puncaknya pada tahun 2005, pemerintah provinsi DI Yogyakarta menetapkan Siung sebagai kawasan wisata minat khusus panjat tebing. Peresmian ini ditandai dengan gelaran kompetisi panjat tebing berskala internasional bertajuk Asean Climbing Gathering.

Sejak saat itu Siung pun menjadi buah bibir para pemanjat. Keberadaannya menjadi populer, bahkan lebih populer jika dibanding dengan Tebing Parangndog di dekat Pantai Parangtritis. Tiap akhir pekan para pemanjat berdatangan guna menaklukkan tebing-tebing Siung atau membuat jalur pemanjatan baru. Hingga kini sudah ada sekitar 50-an jalur panjat tebing di Pantai Siung yang dipasangi hanger (pengaman permanen yang dibor ke tebing) dan akan terus bertambah. Selain itu masih banyak jalur pemanjatan lainnya yang diperuntukkan bagi artificial climber alias pemanjat yang memanjat tebing dengan memasang pengaman sendiri.

Jika kamu tidak suka atau tidak bisa memanjat tebing, Pantai Siung tetap layak kamu masukkan dalam daftar tempat wajib kunjung. Selain tebing-tebingnya yang gagah menjulang di batas samudra, kamu bisa menikmati keelokan panorama alam pedesaan, debur ombak, dan pasir laut yang bergulir di sela jemari kakimu. Kamu juga bisa berjalan menyusuri perbukitan di sebelah timur pantai sehingga menemukan tempat-tempat lain yang tak kalah menariknya. Jadi tidak ada alasan untuk tidak mengunjungi Pantai Siung.

Pendidikan Panjat Tebing Pantai Siung
Karena banyaknya jalur pemanjatan di Pantai Siung, tempat ini sering dijadikan tempat untuk latihan panjat tenbing bagi para pecinta olahraga ekstrim dan parapenggiat alam bebas untuk mengasah kemampuannya. Foto oleh Benedictus Oktaviantoro.

Aktivitas Yang Bisa Dilakukan di Pantai Siung

  • Panjat Tebing
    Panjat tebing di Pantai Siung merupakan aktivitas yang menantang. Deburan ombak yang pecah akibat membentur karang merupakan pemandangan yang akan menemanimu tatkala menarikan jemari di dinding tebing. Angin laut yang keras pun akan menampar-nampar pipimu dan memaksa tanganmu mencengkeram point pemanjatan dengan erat. Inilah salah satu keseruan rock climbing di Siung. Di tempat ini juga terdapat banyak jalur pemanjatan yang terbagi menjadi beberapa blok, mulai blok A hingga blok K. Tingkat kesulitannya pun bervariasi, mulai dari jalur yang mudah untuk pemula hingga jalur yang dikhususkan bagi pemanjat terlatih. Dengan ketinggian 5 – 10 meter, tebing Siung merupakan medannya sport climbing dan artificial climbing. Beberapa jalur favorit dengan kesulitan yang cukup tinggi adalah jalur Kuda Laut dan jalur Pancaran Siung. Jika kamu masih awam dalam dunia pemanjatan dan tertarik untuk menjajal rock climbing di tempat ini, kamu bisa menghubungi tour operator yang memiliki paket rock climbing di Siung. Salah satu operator yang berpengalaman dalam aktivitas ekstrim ini adalah Kasamata Indonesia.
  • Camping
    Para pemanjat yang hendak melakukan rock climbing biasanya memilih untuk menginap di Pantai Siung. Hal ini bertujuan supaya mereka bisa melakukan aktivitas pemanjatan sejak pagi-pagi benar atau di sore hari menuju senja. Meskipun kamu bukan pemanjat, kamu pun bisa menginap dan mendirikan tenda di tempat ini. Hamparan pasir pantai yang luas bisa dijadikan tempat camping. Namun salah satu spot terbaik untuk mendirikan tenda adalah di sisi kanan pantai, di antara tebing-tebing karang. Lokasinya yang dikitari tebing membuat tendamu tersembunyi dan aman dari terpaan angin laut yang kencang. Hamparan tanah berumput pun cocok dijadikan lokasi bersantai.
  • Hammocking
    Tak harus menggunakan dahan pohon, kini kamu pun bisa memasang hammock-mu di antara tebing atau bebatuan karang. Sembari menunggu giliran memanjat atau kawan yang asyik bermain voli pantai kamu bisa beristirahat sejenak merebahkan dirimu di atas bentangan hammock. Jangan lupa kacamata hitam untuk melindungi pandanganmu dari sinar langsung matahari sekaligus membuat penampilanmu semakin gaya dan kekinian.
  • Refreshing
    Refreshing, istirahat sejenak dari hiruk pikuk dan aktivitasmu yang padat. Di Pantai Siung yang sunyi kamu bisa meluruhkan semua bebanmu dan kembali fokus pada apa yang menjadi tujuanmu. Udara pantai yang segar, panorama yang memanjakan mata, semuanya menjadi kolaborasi indah yang menenangkan jiwa. Kamu pun bisa berteriak sekencang-kencangnya, berlarian di pantai sepuasnya, atau melakukan aktivitas lainnya. Bebas! Semua bisa kamu lakukan disini.

Lokasi dan Akses Pantai Siung

Pantai Siung terletak di Dusun Wates, Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul. Berjarak sekitar 80 km dari pusat kota Yogyakarta, Pantai Siung bisa ditempuh sekitar 2,5 – 3 jam perjalanan. Akses jalan menuju kawasan ini telah beraspal penuh hingga ke tempat parkir yang cukup luas di bibir pantai. Untuk mencapai Pantai Siung kamu bisa mengikuti rute Yogyakarta – Jalan Wonosari – Patuk – Pasar Wonosari belok kanan – pertigaan Mulo belok kiri – Pertigaan Siung belok kanan – Pantai Siung. Jika kamu naik angkutan umum silahkan naik bus jurusan Jogja – Wonosari dari Terminal Giwangan atau Perempatan Ketandan. Dari Terminal Wonosari perjalanan dilanjutkan dengan naik angkutan desa jurusan Jepitu dan turun di pertigaan Pantai Siung, kemudian melanjutkan dengan naik ojek hingga bibir pantai.

Harga Tiket

Tiket masuk ke kawasan wisata Pantai Siung sebesar Rp 5.000 per orang. Jika kamu camping disana, kamu wajib membayar biaya kebersihan sebesar Rp 10.000 per rombongan kepada petugas yang berkeliling mendatangi tenda. Sedangkan bagi kamu yang ingin melakukan rock climbing tidak ada biaya yang harus kamu keluarkan.

Pantai-Pantai Indah di Sekitar Pantai Siung

  • Pantai Nglambor
    Terletak tepat di sebelah barat Pantai Siung, Nglambor hanya berupa teluk sempit yang diapit oleh bukit karang. Tak jauh dari bibir pantai terdapat dua pulau karang yang bentuknya menyerupai kura-kura raksasa. Karena itu banyak orang menyebut Pantai Nglambor dengan pantai kura-kura. Meski pantainya sempit, kamu tetap bisa having fun di Nglambor. Aktivitas utama yang ditawarkan di pantai ini adalah berenang dan snorkeling melihat aneka biota laut. Pantai Nglambor cukup aman untuk snorkeling karena memiliki pulau karang sebagai penjaga pantai dari terjangan ombak Laut Selatan yang lumayan ganas.
  • Pantai Jogan
    Jika di pantai-pantai Gunungkidul lainnya kamu disambut hamparan pasir, di Jogan kamu akan disambut dengan air terjun yang jatuh langsung ke dasar laut. Saat musim hujan, debit air terjun ini sangat besar, sedangkan di musim kemarau debitnya menyusut bahkan terkadang kering. Jika punya nyali, kamu bisa melakukan aktivitas canyoning alias repling di bawah guyuran air terjun. Selain itu kamu juga bisa berjalan menuruni anak tangga yang sedikit rapuh guna tiba di dasar air terjun. Saat laut surut kamu bisa duduk-duduk di atas batu karang. Namun jika laut pasang tempat ini akan diselimuti ombak.
  • Pantai Timang
    Pantai yang berlokasi tidak jauh dari Pantai Siung ini merupakan pantai yang istimewa. Di tebing Pantai Timang terdapat kereta gantung atau gondola yang biasa dipakai para pencari lobster untuk menyeberang ke pulau karang yang ada di tengah laut. Gondola ini terbuat dari kayu dan dihubungkan dengan tali tambang sederhana. Jika kamu penyuka tantangan dan memiliki nyali lebih silahkan coba naik gondola ini. Namun kalau kamu penakut dan mudah panik sangat tidak disarankan untuk menaikinya. Karena keberadaan gondola ini, Pantai Timang pernah dijadikan lokasi syuting reality show channel SBS Korea, Barefoot Friends.
  • Pantai Wediombo
    Wediombo terletak di sebelah timur Pantai Siung. Pantai ini memiliki hamparan pasir putih yang luas dan gugusan bebatuan alami. Lokasi pantai yang menghadap ke barat menjadikan Wediombo memiliki senja yang sangat mempesona dengan pemandangan matahari yang terbenam di horizon. Di antara gugusan bebatuan terdapat laguna kecil yang bisa digunakan untuk berenang dan snorkeling. Ombak di Pantai Wediombo juga bagus dan stabil sehingga cocok digunakan sebagai lokasi olahraga surfing. Bahkan beberapa peselancar menyebut Wediombo sebagai lokasi surfing terbaik di Yogyakarta. Apakah kamu tertarik untuk mencoba?
Pemanjatan Tebing Pantai Siung
Sorang pemanjat sedang melakukan pemanjatan di tebing Pantai Siung. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)
Pemandangan Pantai Siung Dari Tebing
Keindahan pemandangan Pantai Siung dari atas tebing. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)
Nelayan Pantai Siung
Nelayan Pantai Siung yang telah mendapatkan hasil tangkapan segera merapat ke tempat peletangan ikan di Pantai Siung. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)
Gotong Royong Mendorong Kapal di Pantai SIung
Sejumlah nelayan di Pantai Siung sedang saling membantu mendorong salah satu kapal yang telah melaut dan membawa hasil tangkapan ikannya. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)
Pantai SIung Dimalam Hari
Pemandangan Pantai Siung di saat malam hari dari sisi timur bukit. Dari lokasi ini kamu bisa melihat Pantai siung secara keseluruhan dan akses menuju ke tempat ini juga mudah karena sudah ada jalan yang sengaja dibuat oleh warga lokal. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)
Camping di Pantai Siung
Di Pantai Siung juga bisa di jadikan tempat untuk bermalam atau camping. Tetapi di pagi hari, biasanya ada warga lokal yang menarik biaya kebersihan sekitar Rp 10.000. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)
Pelangi di Pantai SIung
Sejumlah wisatawan sedang menikmati suasana pagi yang terhiasi oleh pelangi di Pantai Siung. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)

TINGGALKAN KOMENTAR YUK!

Please enter your comment!
Please enter your name here