Hutan Mangrove Wana Tirta, Serunya Selfi di Jembatan Api-Api Hingga Konservasi di Bantaran Kali

Dusun Pasir Mendit, Desa Jangkaran, Kecamatan Temon, Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta

Hutan Mangrove Wana Tirta, Kulonprogo
Wisatawan sedang mendokumentasikan keindahan Hutan Mangrove Wana Tirta di atas jembatan kayu yang berada di Kabupaten Kulonprogo. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)

Selain Hutan Kalibiru yang lebih dulu dikenal wisatawan, Kabupaten Kulonprogo juga memiliki destinasi “hutan” lainnya yang tak kalah seru, yakni Hutan Mangrove Wana Tirta, Pasir Mendit, Kulonprogo, Yogyakarta yang terletak di tepian anak Sungai Bogowonto. Salah satu spot paling menarik di Hutan Mangrove ini adalah Jembatan Api-api.

Selama ini Kabupaten Kulonprogo sering diabaikan oleh wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta. Mereka lebih memilih untuk mengunjungi Sleman, Bantul, maupun Gunungkidul. Padahal, jika mau bertualang sedikit saja maka kamu bisa menemukan spot-spot wisata yang sangat menarik dan tentu saja fotogenic. Salah satu destinasi yang mulai ngehits adalah Hutan Mangrove Wana Tirta di daerah Pasir Mendit, Jangkaran, Kecamatan Temon, Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Hutan Mangrove Wana Tirta, Kulonprogo ini terletak di pesisir Selatan Kulonprogo, membentang tak jauh dari Jalan Raya Daendles Selatan. Dari arah Pantai Glagah, kamu cukup berjalan ke barat menuju arah Purworejo. Nantinya sebelum perbatasan Yogyakarta – Purworejo (DIY – JATENG) akan ada penunjuk arah menuju tempat ini.

Sesuai dengan namanya, hutan mangrove, maka kawasan ini dipenuhi dengan tajuk mangrove mulai dari yang masih pendek hingga yang lumayan tinggi. Namun sebaiknya kamu jangan membayangkan hutan mangrove yang rapat dan penuh dengan vegetasi seperti di luar Pulau Jawa. Hutan Mangrove Wana Tirta di Kulonprogo ini areanya tidak terlalu luas dan tidak terlalu rapat.

Sejak jaman dulu tempat ini merupakan ekosistem mangrove alami yang ada di Yogyakarta. Namun Hutan Mangrove Wana Tirta, Kulonprogo ini sempat rusak parah akibat penebangan liar. Warga kerap menebang pohon mangrove guna dijadikan kayu bakar. Mengingat pentingnya keberadaan mangrove sebagai benteng penjaga pesisir dari abrasi air laut, maka ada sekelompok orang yang berinisiatif untuk menghijaukan kembali kawasan ini. Mereka pun mulai menanam berbagai jenis mangrove di tepian Sungai Bogowonto.

Kini hasil kerja keras mereka mulai terlihat, pohon mangrove nan rimbun sudah berdiri berderet-deret di bantaran sungai. Di titik-titik tertentu pohon itu mulai rimbun dan membentuk lorong-lorong gua yang bisa dijadikan lokasi trekking. Untuk mempercantik kawasan ini, beberapa kelompok juga membuat titian bambu, jembatan bambu, saung, serta aneka hiasan menarik yang indah digunakan background foto. Kini tempat yang dulunya terbengkalai sudah berubah menjadi destinasi wisata cantik dan wajib kamu sambangi saat berkunjung ke Yogyakarta.

Hutan Mangrove Wana Tirta, Kulonprogo
Kerumunan pohon bakau yang masih terletak di kawasan Hutan Mangrove Wana Tirta, Kulonprogo. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)

Aktivitas Seru di Hutan Mangrove Wana Tirta, Kulonprogo

  • Jalan-jalan di Lorong Hutan dan Meniti Jembatan Siapi-api
    Jangan bayangkan sebuah hutan bakau lebat yang dipenuhi oleh aneka satwa endemik seperti hutan mangrove di luar Jawa. Hutan Mangrove Wana Tirta di Kulonprogo ini terbilang kecil dengan pokok pohon yang tak terlalu besar. Meski begitu kawasan ini sangat sejuk jika dibandingkan dengan udara di pesisir. Menyurusi jalan setapak kayu yang dibangun di antara rimbunnya pepohonan akan menjadi aktivitas yang menyenangkan. Di beberapa sudut terdapat ayunan yang bisa kamu gunakan. Selain jalan kayu di antara pepohonan, di bantaran sungai juga terdapat jembatan titian dari bambu. Jembatan inilah yang dikenal dengan nama Jembatan Siapi-api.
  • Hunting Foto dan Selfie
    Buat para penggila selfie, Hutan Mangrove Wana Tirta Kulonprogo merupakan tempat yang wajib didatangi. Di kawasan ini terdapat banyak spot kece yang instagramable. Mulai dari ayunan di antara tajuk pohon, titian bamboo, gazebo, hingga spot-spot menarik lengkap dengan ornamen bunga-bunga yang berbentuk hati. Saran saya sih sebaiknya saat berkunjung ke tempat ini memakai baju berwarna gonjreng alias cerah supaya kontras dengan hijaunya pepohonan sehingga menciptakan gambar yang apik. Salah satu spot wajib foto tentu saja di jembatan bambu panjang yang dikenal dengan nama Jembatan Api-Api.
  • Naik Perahu
    Kalau kamu ingin merasakan sensasi wisata yang beda, kamu bisa naik perahu menyusuri anak Sungai Bogowonto hingga dekat muara. Tarif naik perahu ini terbilang murah, hanya Rp 5.000 per orang. Dengan naik perahu ini maka kamu akan mendapatkan pemandangan hutan yang berbeda, karena kamu melihatnya dari sungai. Disepanjang pengarungan kamu akan menjumpai panorama indah khas pesisir mulai dari hutan bakau, tambak udang, ladang warga, hingga pasir pantai.
  • Menanam Pohon Bakau
    Sebagai ekosistem mangrove alami yang tersisa di Jogja, kawasan Hutan Mangrove Wana Tirta, Kulonprogo Pasir Mendit ini juga dijadikan sebagai tempat konservasi oleh kelompok Wanatirta. Penanaman pokok-pokok mangrove muda gendar dilakukan di kawasan ini, hal ini bertujuan untuk menjaga kelestarian ekosistem pesisir dan juga menjaga dari abrasi air laut. Jika kamu tertarik dengan aktivitas konservasi dan ingin melakukan aksi penanaman pohon, kamu bisa menghubungi pengurus Hutan Mangrove Wana Tirta, Kulonprogo guna bekerjasama lebih lanjut. Pengurus akan senang hati menyediakan bibit bagi komunitas yang ingin membantu menanam pohon di tempat ini.
  • Bersantai di Pantai Pasir Kadilangu
    Saat pengunjung Hutan Mangrove Wana Tirta, Kulonprogo mulai membludak, sebaikinya kamu segera menyingkir. Tapi jangan buru-buru pulang. Kamu bisa menyeberang Jembatan Siapi-api lantar berjalan lurus melewati tambak udang, di ujung kamu akan berjumpa dengan pantai yang luas. Pantai ini adalah Pantai Pasir Kadilangu. Di tempat ini tersedia beberapa gubug sederhana yang bisa digunakan untuk berteduh serta beristirahat guna melepas lelah. Ada juga ayunan kayu yang berdiri dengan tegak di atas pasir. Kamu bisa mencoba untuk naik diatasnya. Tapi biasanya kamu harus antri, sebab ada banyak orang yang suka berfoto di ayunan ini. Ombak di Pantai Pasir Kadilangu ini cukup besar, sangat disarankan untuk tidak mandi-mandi di tempat ini.

Lokasi dan Akses Menuju Hutan Mangrove Wana Tirta, Kulonprogo

Hutan Mangrove Wana Tirta, Kulonprogo ini terletak di Dusun Pasir Mendit, Desa Jangkaran, Kecamatan Temon, Kulonprogo. Dari pusat kota Yogyakarta bisa ditempuh sekitar 2 jam menggunakan kendaraan pribadi. Untuk mencapai tempat ini sangatlah mudah. Dari Yogyakarta silakan menyusuri jalan menuju Wates, Kulonprogo. Setelah tiba di Wates lanjutkan perjalanan menuju Pantai Glagah. Sebelum tiba di TPR Glagah, kamu akan menjumpai jalan besar yang dikenal dengan nama Jalan Daendles. Silakan belok kanan dan susurilah jalan tersebut ke arah barat.

Setelah bertemu Jembatan Sungai Bogowonto (perbatasan Kulonprogo dan Purworejo), arahkanlah pandanganmu ke kiri jalan. Begitu menemui SD Jangkaran, pelankan kendaraanmu. Tak jauh dari situ kamu akan bertemu dengan pertigaan kecil menuju kawasan Hutan Mangrove. Ikutah jalan tersebut ke selatan. Nanti akan ada banyak petunjuk arah yang memandumu.

Tiket Masuk Hutan Mangrove Wana Tirta, Kulonprogo

Berhubung kawasan Hutan Mangrove Wana Tirta, Kulonprogo ini terbagi menjadi beberapa blok yang dikelola oleh kelompok wisata yang berbeda-beda, maka tiket masuknya pun beragam. Jika ingin masuk ke kawasan hutan yang dikenal dengan keberadaan Jembatan Siapi-api kamu cukup membayar Rp 4.000 per orang. Sedangkan jika ingin masuk ke kawawasan hutan mangrove Wanatirta yang lebih lebat tiket masuknya sebesar Rp 3.000 per orang. Tarif naik kapal sebesar Rp 5.000 per orang.

Hutan Mangrove Wana Tirta, Kulonprogo, Yogyakarta
Perahu wisata yang bisa di sewa wisatawan untuk mengelilingi sebagian kawasan Hutan Mangrove Wana Tirta, Kulonprogo. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)
Hutan Mangrove Wana Tirta, Kulonprogo, Yogyakarta
Wisatawan sedang melewati Jembatan Api-api yang masih masuk di dalam kawasan Hutan Mangrove Wana Tirta, Kulonprogo. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)
Hutan Mangrove Wana Tirta, Kulonprogo, Yogyakarta
Wisatawan sedang melewati Jembatan Api-api yang masih masuk di dalam kawasan Hutan Mangrove Wana Tirta, Kulonprogo. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)
Hutan Mangrove Wana Tirta, Kulonprogo, Yogyakarta
Wisatatawan sedang bermain di pantai Pasir Mendit yang lokasinya sangat dekat dengan Hutan Mangrove Wana Tirta, kulonprogo. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)
Hutan Mangrove Wana Tirta, Kulonprogo, Yogyakarta
Wisatatawan sedang bermain di pantai Pasir Mendit yang lokasinya sangat dekat dengan Hutan Mangrove Wana Tirta, kulonprogo. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)
Hutan Mangrove Wana Tirta, Kulonprogo, Yogyakarta
Wisatatawan sedang bermain di pantai Pasir Mendit yang lokasinya sangat dekat dengan Hutan Mangrove Wana Tirta, kulonprogo. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)

TINGGALKAN KOMENTAR YUK!

Please enter your comment!
Please enter your name here