Gumuk Pasir, Sandboarding di Padang Gurunnya Indonesia

Desa Parangtritis, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul, Yogyakarta

Bermain Sandboarding di Gumuk Pasir
Sanborder lokal cilik sedang menuju puncak gundukan untuk meluncur. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)

Dersik angin yang membelai butiran pasir luas menjadi simfoni alam yang menyambut kehadiran pengunjung. Teriknya sengatan mentari tidak akan mampu menghalangi keinginan untuk berseluncur di atas hamparan gumuk pasir. Kapan lagi bisa sandboarding di padang gurunnya Indonesia jika tidak sekarang?

Tidak jauh dari pusat Kota Yogyakarta, terdapat sebuah fenomena alam yang sangat menarik untuk disambangi. Konon, fenomena alam ini termasuk langka dan hanya bisa ditemui di dua tempat di dunia, yakni di Indonesia dan di Meksiko. Bentang alam ini dikenal dengan nama Gumuk Pasir.

Dalam bahasa Jawa, gumuk berarti gundukan. Jadi gumuk pasir adalah fenomena alam berupa hamparan pasir yang membentuk gundukan-gundukan sehingga menyerupai bentang alam padang gurun. Terlebih jika musim kemarau tiba (khususnya pada bulan Juni hingga Agustus), gumuk pasir ini akan terlihat sangat mirip dengan suasana padang gurun di negara-negara Timur Tengah sana. Pada siang hari suhu terasa sangat panas dan malam hari berubah menjadi sangat dingin.

Gumuk pasir ini menghiasi sepanjang muara Sungai Opak hingga ke kawasan Pantai Parangtritis. Terjadinya gundukan pasir ini erat kaitannya dengan keberadaan Pantai Parangtritis, Kali Progo, Kali Opak, Gunung Merbabu dan Gunung Merapi. Gumuk pasir ini sebenarnya merupakan kumpulan material vulkanik gunung yang dibawa oleh aliran sungai hingga tiba di pesisir pantai Selatan. Material vulkanik tersebut lantas terhempas oleh ombak dan terkikis menjadi butiran pasir yang menghiasi sepanjang pantai. Angin lantas membawa partikel-partikel tersebut dan membuatnya menjadi gundukan-gundukan indah.

Proses terbentuknya fenomena alam ini diprediksi terjadi selama ribuan tahun sampai terlihat seperti saat ini. Bentuknya yang unik serta proses terjadinya yang memakan waktu lama menjadikan kawasan ini begitu menarik. Kalangan akademisi menjadikan gumuk pasir sebagai laboratorium alami karena menurut mereka gundukan pasir di sini memiliki kemiripan karakteristik dengan yang ada di Mesiko.

Bagi para pekerja seni, Gumuk Pasir dimanfaatkan sebagai studio outdoor untuk menghasilkan karya-karya yang indah baik karya foto, video, maupun film. Beberapa musisi yang pernah menjadikan Gumuk Pasir Parangtritis sebagai lokasi pengambilan gambar video klip antara lain AgnezMo, Letto, dan Hivi. Sedangkan film layar lebar yang shooting di kawasan ini adalah Perempuan Berkalung Sorban. Ada pula pekerja seni lainnya khususnya di bidang fotografi yang menjadikan tempat ini sebagai lokasi foto pre wedding, sesi foto untuk majalah fashion, hunting foto landscape, dan masih banyak lagi.

Selain pekerja seni, ada pula yang memanfaatkan lokasi Gumuk Pasir Parangtritis ini untuk memacu adrenalin mereka dengan cara berseluncur menggunakan papan atau yang dikenal dengan nama sandboarding. Kini sandboarding di gumuk pasir menjadi salah satu aktivitas alternatif yang bisa dilakukan oleh semua kalangan bila mengunjungi Gumuk Pasir Parangtritis ini.

Sandboarding di Gumuk Pasir Parangtritis
Aksi wisatawa yang sedang meluncur di Gumuk Pasir. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)

Aktivitas Yang Bisa Dilakukan di Gumuk Pasir Parangtritis

  • Sandboarding
    Inilah aktivitas yang sedang digemari oleh kalangan muda di Yogyakarta maupun para wisatawan dari luar Yogyakarta. Sandboarding adalah olahraga yang mirip dengan skateboard dan surfing. Inti dari ketiga olahraga ini adalah meluncur menggunakan board atau papan di sebuah jalur. Jika skateboard dilakukan di atas aspal maupun jalur khusus dan surfing di lakukan di atas ombak, maka sandboarding dilakukan di atas pasir. Aktivitas ini tidak memerlukan keahlian khusus, siapapun boleh dan bisa melakukannya. Kamu hanya cukup berdiri di sebuah papan luncur dari ketinggian gundukan pasir, lantas condongkan badanmu dan meluncurlah dengan bebas. Sekali mencoba sandboarding di Gumuk Pasir Parangtritis dijamin kamu akan ketagihan.
  • Trekking
    Bila trekking di pegunungan sudah dirasa membosankan dan kurang menantang, kamu bisa mencoba lokasi ini untuk menguji dan melatih kekuatan fisikmu. Kamu cukup berjalan mengelilingi kawasan Gumuk Pasir Parangtritis ini dan rasakanlah sensasi yang berbeda dengan trekking di dataran tinggi. Lokasinya yang dekat dengan pantai menjadikan kawasan ini memiliki suhu udara yang panas dan kering. Selain itu butiran pasir akan membuat langkah kakimu semakin berat.
  • Camping
    Camping di gunung dan di tepi pantai itu biasa. Bagaimana jika camping di padang gurun? Tak harus jauh-jauh ke Gurun Gobi atau Gurun Sahara, kamu cukup mendirikan tenda di kawasan gumuk pasir ini dan rasakanlah sensai camping yang berbeda. Saat siang hari udara akan terasa panas membakar tubuh, namun saat mentari sudah tenggelam di peraduannya, suhu akan berubah dengan drastis menjadi sangat dingin. Tubuhmu pun harus bisa menyesuaikan diri dengan cepat. Di malam hari, kamu bisa melihat taburan bintang di angkasa dengan jelas. Terdengar asyik kan?
  • Membuat Sesi Foto, Pre Wedding, Video Clip maupun Membuat Film
    Bagi para fotografer dan videografer, Gumuk Pasir Parangtritis merupakan lokasi sempurna untuk sesi pemotretan atau pembuatan video klip. Selain photo session untuk majalah fashion, foto pre wedding di kawasan ini juga menjadi idola. Dengan biaya yang murah, kamu sudah bisa mendapatkan konsep foto padang pasir yang elegan. Birunya langit yang kontras dengan keringnya pasir akan menciptakan efek visual yang indah. Bahkan jika hanya ingin mengambil foto selfie, gumuk pasir ini menjadi lokasi yang tepat.
  • Off Road
    Bagi pemilik motor trail maupun mobil off road, gundukan pasir di sini bisa kalian coba. Dengan kontur dan karakter pasirnya, kamu akan mendapatkan pengalaman seru ketika merayapi gundukan-gundukan pasir di sana.
  • Manasik
    Bagi para calon jamaah haji yang akan berangkat ke tanah suci, Gumuk PasirParangtritis biasanya dijadikan tempat untuk manasik. Manasik di gumuk pasir ini bertujuan agar para calon haji mendapatkan sedikit gambaran tentang gurun pasir yang ada di tanah suci sana.

Lokasi dan Akses ke Gumuk Pasir Parangtritis

Fenomena alam Gumuk Pasir terletak di Desa Parangtritis, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul, atau di sepanjang muara Sungai Opak hingga Pantai Parangtritis. Panjangnya kurang lebih 15,7 km. Akses menuju kawasan ini cukup mudah. Dari Yogyakarta kamu tinggal menyusuri Jalan Parangtritis. Sesampainya di pos penjagaan retribusi Kawasan Obyek Wisata Pantai Parangtritis silahkan belok ke kanan atau ke arah Pantai Depok. Lalu sebelum bertemu dengan pos penjagaan retribusi Pantai Depok belok kiri atau ke arah Pantai Parangkusumo. Dari sana kamu tinggal lurus saja dan kamu akan melewati Museum Geospasial Gumuk Pasir dan landasan pesawat terbang kecil.

Harga Tiket

Untuk masuk ke Gumuk Pasir Parangtritis, kamu wajib membayar tiket masuk di pos retribusi Kawasan Obyek Wisata Pantai Parangtritis atau Pantai Depok dengan harga Rp 5.000 / orang. Sedangkan tarif menyewa papan seluncur sekitar Rp 70.000 hingga Rp 200.000.

Tips Berwisata di Gumuk Pasir Parangtritis

  • Waktu terbaik untuk melakukan sandboarding adalah di sore hari karena mentari sudah mulai condong ke ufuk barat sehingga cuaca tidak terlalu panas, begitu juga dengan hamparan pasirnya.
  • Disarankan memakai pelindung kepala dan sunblock untuk melindungi diri dari sengatan sinar mentari.
  • Angin pesisir yang bertiup kencang akan menerbangkan butiran-butiran pasir. Karena itu ada baiknya kamu memakai masker atau buff untuk menutup hindung dan mulut supaya terhindar dari partikel-partikel tersebut.
  • Lakukanlah pemanasan sebelum kamu melakukan kegiatan sandboarding, off road dan trekking di Gumuk Pasir untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
  • Ijinlah kepada masyarakat sekitar atau yang berwajib ketika kamu ingin melakukan kegiatan off road. Sebab mau tidak mau kita harus menjaga keindahan alam ini mengingat proses terjadinya Gumuk Pasir yang sangat lama.

Tempat Menarik di Sekitar Gumuk Pasir Parangtritis

  • Pantai Depok
    Ingin menikmati aneka olahan seafood nan segar? Pantai Depok adalah pilihan yang tepat. Di pantai ini kamu bisa membeli ikan langsung dari para nelayan yang baru pulang melaut atau membeli di tempat pelelangan ikan. Setelah itu ikan-ikan tersebut bisa kamu serahkan kepada pemilik warung untuk diolah sesuai dengan resep yang kamu inginkan. Mulai dari ikan bakar, cumi asam manis, udang goreng mentega, semua bisa kamu nikmati disini.
  • Pantai Parangtritis
    Sebagai pantai paling populer dan paling terkenal, Parangtritis selalu ramai dikunjungi wisatawan. Ada begitu banyak hal yang bisa kamu lakukan saat mengunjungi pantai ini, mulai dari bermain ATV, surfing, berkuda, naik bendi, hingga main layang-layang. Di pantai yang memiliki senja eksotis ini kamu juga bisa mendengarkan aneka legenda dan kisah-kisah mistis.
  • Pantai Parangkusumo
    Pantai Parangkusumo terletak di sebelah barat Pantai Parangtritis, bahkan banyak ornag mengira kedua pantai ini adalah pantai yang sama karena tidak memiliki bukit sebagai pemisah. Jika Parangtritis dikenal sebagai tempat having fun, Pantai Parangkusumolebih dikenal sebagai tempat melakukan ritual. Tiap tahunnya di pantai ini digelar upacara adat Labuhan oleh keluarga besar Keraton Yogyakarta dan Upacara Melasti olah umat Hindu.
  • Landasan Paralayang Watu Gupit
    Selain dari bibir pantai Parangtritis, salah satu lokasi terbaik untuk menikmati sunset adalah dari Landasan Paralayang Watu Gupit. Dari ketinggian tempat ini kamu bisa melayangkan pandang hingga jauh ke batas cakrawala. Ombak yang berkejaran serta landscape kawasan pesisir Selatan Jogja menjadi pemandangan yang indah. Namun untuk mencapai tempat ini pastikan kendaraanmu dalam kondisi prima.
  • Tebing Parangndog
    Inilah tempat yang dicari-cari oleh para adrenaline junkie, khususnya mereka yang jatuh hati dengan olahraga ekstrim panjat tebing. Tebing dengan dinding tegak lurus yang terletak tidak jauh dari kawasan Pantai Parangtritis ini menjadi lintasan panjat tebing dan arena uji adrenalin yang menyenangkan. Setelah tiba di akhir pemanjatan, laut biru yang terhampar di kejauhan menjadi bonus yang menepiskan segala lelah.
Sandborder lokal sedang berseluncur Di Gumuk Pasir Parangtritis
Seorang sandboarder lokal sedang berseluncur. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)
Landscape Gumuk Pasir Parangtritis
Pemandangan Gumuk Pasir dengan latar belakang tebing karst. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)
Gumuk Pasir Parangtritis
Hamparan padang pasir. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)
Detail Pasir di Gumuk Pasir Parangtritis
Detail bentukan pasir yang tercipta akibat angin. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)
Gundukan Pasir di Gumuk Pasir Parangtritis
Salah satu gundukan pasir yang berada di Gumuk Pasir Parangtritis. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)
Menikmati Keindahan Gumuk Pasir
Menikmati bentang alam Gumuk Pasir Parangtritis. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)
Bentang Alam Gumuk Pasir Parangtritis
Bentang alam Gumuk Pasir Parangtritis. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)

2 KOMENTAR

  1. Waaahhh…. Asik banget tempatnya. Pingin ke siniiiiii…! 😀

    O iya.. BTW, webnya cakep deh, trus tulisan dan fotonya oke pnya ni.

    • Mari kak ke sini. Asik beneran di Gumuk Pasir, apa lagi di musim kering. Lebih berasa di padang gurunnya. Hehehe..

      Terima kasih ya kak.. 🙂

TINGGALKAN KOMENTAR YUK!

Please enter your comment!
Please enter your name here