Gua Cerme, Menyusuri Lekuk Sungai Di Perut Bumi

Dusun Srunggo, Desa Selopamioro, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul

Air Terjun/Grojogan Sewu Gua Cerme Yogyakarta
Salah satu ikon yang dimiliki Gua Cerme Yogyakarta adalah gerojogan sewu/air terjun seribu yang berada di dalam gua. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)

Menyusuri lorong-lorong gelap Gua Cerme akan membawamu menuju petualangan baru yang mendebarkan. Kamu akan berjalan kaki melawan arus sungai, menjumpai ornamen-ornamen gua yang indah, mencium aroma guano yang menyengat, serta bertemu oleh air terjun mini di ujung penelusuran.

Blusukan menyusuri sungai atau berendam di bawah guyuran air terjun bukanlah hal istimewa. Siapa saja bisa melakukannya. Namun bagaimana jika sungai dan air terjun tersebut berada di perut bumi? Pastinya seru, mendebarkan, dan menantang nyali. Kalau kamu ngaku petualang sejati dan ingin merasakan serunya bertualang menyusuri sungai bawah tanah, silahkan meluncur ke Gua Cerme, Bantul.

Meski sama-sama memiliki aliran sungai bawah tanah, kondisi Gua Cerme berbeda dengan Gua Kalisuci, Gua Pindul, atau Gua Jomblang – Grubug. Untuk menyusuri Gua Cerme kita tidak memerlukan peralatan khusus selain helm dan lampu penerang. Penelusuran pun dilakukan dengan berjalan kaki melawan arus sungai (upstream) yang keluar dari mulut gua.

Gua Cerme merupakan gua horizontal dengan panjang sekitar 1,2 km dan dialiri sungai di dasarnya. Kedalaman sungai bervariasi, mulai setinggi mata kaki hingga sepinggang orang dewasa. Saat musim penghujan debit air akan naik. Ketinggian atap gua juga bervariasi mulai dari 1 meter hingga 20 meter. Di lorong dengan atap gua yang rendah, kamu harus jalan jongkok atau merangkak sehingga air bisa mencapai leher. Meski begitu gua ini aman untuk disusuri. Jadi kamu tak perlu khawatir.

Menurut kisah yang dipercayai masyarakat, keberadaan Gua Cerme ditemukan oleh Sunan Kalijaga. Beliau menjadikan tempat ini sebagai tempat untuk berdakwah atau berceramah, sehingga gua ini dinamakan “cerme”. Di Gua Cerme ini pulalah gagasan untuk mendirikan Masjid Agung Demak muncul. Sejak saat itu Gua Cerme menjadi gua yang kerap dijadikan lokasi semadi untuk mencari wangsit atau mencari ketenangan batin.

Mulai tahun 1980-an, Gua Cerme dikenal sebagai gua wisata. Selain mengundang para peziarah, para pecinta alam pun berdatangan ke gua ini. Sejak dari entrance atau pintu masuk gua, kamu akan menjumpai beragam ornamen gua yang cantik. Selain itu Gua Cerme juga menjadi rumah bagi ribuan kelelawar. Karena itu jangan kaget jika di salah satu bagian kamu akan mencium bau guano yang sangat menusuk.

Wisata Gua Cerme
Persiapan memasuki lorong-lorong Gua Cerme. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)

Aktivitas Yang Bisa Dilakukan Di Gua Cerme

  • Caving
    Caving di Gua Cerme akan memberikan pengalaman baru. Kamu harus berjalan kaki melawan arus air sepanjang 1,2 km. Semakin masuk ke dalam, cahaya matahari semakin hilang dan berganti dengan kegelapan total. Yang terdengar hanyalah suara gemuruh air dan kepak sayap kelelawar. Di sepanjang pengarungan kamu akan menjumpai tempat-tempat yang dikeramatkan seperti air zam-zam, mustoko, watu kaji, watu gilang, paseban, dan masih banyak lagi. Setelah berjalan kaki menyusuri lorong gua, kamu akan menemukan bagian terbaik, yaitu air terjun mini yang diberi nama Grojogan Sewu. Saat musim penghujan, aliran di air terjun ini sangat deras. Biasanya pemandu hanya mengantarkan sampai bagian ini lantas kembali lagi ke mulut gua. Namun jika kamu ngaku petualang sejati, kamu wajib naik ke air terjun ini dan melanjutkan aktivitas penelusuran gua hingga pintu keluar.
  • Camping
    Di kawasan Gua Cerme terdapat playground area yang cukup luas. Kamu bisa mendirikan tenda di tempat ini. Saat pagi hari, kamu bisa menyaksikan hamparan kabut yang menyelimuti lembah. Gunung Merapi pun terlihat berdiri dengan gagah di kejauhan.
  • Photo Hunting
    Gua Cerme merupakan lokasi yang bagus untuk kamu yang sedang belajar tentang fotografi gua. Gua ini memiliki beragam ornamen yang cantik seperti sodastraw, gourdam, serta stalaktit, dan stalagmit yang masih hidup. Kamu bisa mengabadikan mereka semua dalam gambar. Aliran sungai serta air terjun kecil yang ada di dalam gua akan menjadi gambar yang apik jika kamu mampu mengambil angle yang tepat. Meski gelap dan lembab, Gua Cerme juga asyik dijadikan lokasi pemotretan model. Dengan sedikit bantuan senter atau headlamp, kamu bisa menampilkan siluet-siluet nan indah dengan kesan dark dan misterius.
  • Semadi
    Selain sebagai tempat uji adrenalin, Gua Cerme juga sering digunakan sebagai tempat semadi atau meditasi. Orang-orang yang memiliki keinginan khusus atau ingin mencari wangsit akan bertapa di lokasi-lokasi tertentu yang ada di gua ini. Karena itu kamu tak perlu heran jika saat sedang asyik caving mendadak membaui aroma dupa atau mawar. Sebab para peziarah kerap menaruh sesaji di sudut-sudut gua.

Lokasi Gua Cerme

Secara administratif, Gua Cerme masuk ke dalam dua wilayah pemerintahan. Mulut gua terletak di Dusun Srunggo, Desa Selopamioro, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul. Sedangkan pintu keluar gua sudah masuk dalam kawasan Ploso, Desa Giritirto, Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunungkidul.

Akses Menuju Gua Cerme

Gua Cerme berjarak sekitar 22 km ke arah selatan Jogja. Jika membawa kendaraan pribadi kamu bisa mengikuti rute Terminal Giwangan – Jalan Imogiri Timur – Imogiri – Selopamioro – Cerme. Mulai dari daerah Imogiri sudah ada petunjuk arah menuju gua. Selepas daerah Selopamioro jalanan akan menanjak, jadi pastikan kendaraanmu dalam kondisi prima.

Selain menggunakan kendaraan pribadi, kamu juga bisa mencapai Gua Cerme dengan kendaraan umum. Dari terminal Giwangan silahkan naik angkutan umum rute Jogja – Imogiri – Cerme. Setelah itu kamu harus melanjutkan dengan berjalan kaki atau naik ojek menuju kompleks Gua Cerme. Angkutan umum akan berhenti beroperasi pukul 14.00 WIB, jadi pastikan kamu tidak tertinggal bus terakhir yang akan membawamu kembali ke Jogja.

Harga Tiket

  • Tiket masuk kawasan Gua Cerme: Rp 3.000 (hari biasa), Rp 4.000 (tahun baru & lebaran)
  • Tiket caving/ menyusuri gua: Rp 3.000
  • Guide: Rp 50.000 untuk jumlah wisatawan di bawah 14 orang. Jika wisatawan yang ingin caving lebih dari 14, maka per orang akan dikenakan biaya tambahan Rp 10.000.
  • Sewa helm dan senter: Rp 10.000

Tips Caving di Gua Cerme

  • Safety first! Itu adalah hal yang wajib dilakukan saat berkegiatan di luar ruang. Meski pemandu dan pengunjung lain banyak yang masuk gua tanpa memakai peralatan, sebaiknya kamu jangan ikuti jejak mereka. Pakailah helm dan sepatu untuk melindungi diri dari benturan atau tusukan benda-benda tajam.
  • Senter, head lamp, atau alat penerang lainnya adalah benda yang wajib dibawa!
  • Kenakan kostum yang nyaman dan mudah kering. Sebisa mungkin kenakan celana panjang dari bahan non jeans.
  • Bawalah baju ganti termasuk underwear! Usai caving bajumu akan basah kuyup dan dipenuhi lumpur.
  • Kalau kamu ingin mengabadikan ornamen gua, bawalah dry bag untuk menyimpan kamera. Jangan lupa bawa lap khusus yang bisa digunakan untuk membungkus kamera serta bisa digunakan untuk membersihan body kamera dari percikan air dan lumpur.
  • Sebelum caving pastikan perutmu sudah terisi sebab aktivitas ini akan menguras energi. Lagipula perut yang terisi bisa mencegahmu terkena masuk angin akibat terlalu lama basah-basahan di dalam gua.
  • Saat caving melangkahlah dengan hati-hati karena permukaan gua tidak rata. Beberapa orang yang tergesa kerap jatuh ke lubang atau terantuk batu (inilah gunanya sepatu boot).
  • Ornamen di Gua Cerme kondisinya masih hidup dan bagus, karena itu tidak disarankan untuk memegang ornamen gua secara sembarangan sebab bisa merusak. Pastikan juga kamu tidak merokok dan membuang sampah di dalam gua.
Gerojogan Sewu Gua Cerme
Salah satu ikon yang dimiliki Gua Cerme Yogyakarta adalah gerojogan sewu/air terjun seribu yang berada di dalam gua. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)
Menelusuri Gua Cerme
Penelusuran Gua Cerme. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)
Menelusuri Gua Cerme Yogyakarta
Ada tempat di mana kita harus jongkok untuk melewati salah satu lorong di Gua Cerme. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)
Hunting Foto di Gua Cerme
Di Gua Cerme ini juga asik untuk belajar fotografi gua. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)
Menyusuri Gua Cerme
Bawalah pakaian ganti jika ingin masuk ke dalam Gua Cerme. Karena Gua Cerme ini gua basah/di lalui sungai. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)
Gua Cerme Adalah Salah Satu Wisata Gua Di Yogyakarta
Lokasi ini berada dekat dengan pintu masuk Gua Cerme yang masih mendapatkan sinar matahari, tetapi semakin masuk ke dalam kamu harus menggunakan alat bantu penerangan karena gelap sekali. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)

TINGGALKAN KOMENTAR YUK!

Please enter your comment!
Please enter your name here