Air Terjun Sri Gethuk
Wisatawan sedang bermain canyoning di Air Terjun Sri Gethuk. (Reza Fitriyanto/Maioloo.com)

Laksana oase di padang gersang, Air Terjun Sri Gethuk menjadi sumber kesegaran di tengah tebing karst Gunungkidul yang kering. Airnya yang terus mengalir tanpa henti membawa kesejukan dan berkah tersendiri. Selain bisa basah-basahan di bawah guyuran air, kamu juga bisa menjajal aktivitas seru seperti cliff jumping, body rafting, hingga canyoning.

Gemuruh suara Air Terjun Sri Gethuk terdengar semakin jelas ketika rakit yang kami tumpangi melaju semakin jauh meninggalkan titik pemberangkatan. Suaranya beradu dengan gemericik aliran Sungai Oya. Sesekali terdengar jeritan serangga dan cuitan burung yang makin memperkaya suasana. Di tangan seorang nahkoda, rakit alias kapal sederhana yang dibuat dari tumpukan drum bekas dan papan itu melaju dengan pelan melawan arus. Sedang di pinggir sungai, rimbun pepohonan dan dahan kelapa melambai-lambai tertiup angin.

Sungai Oya yang meliuk-liuk membelah pegunungan kapur Gunungkidul terlihat seperti seekor ular raksasa yang sedang membelit mangsa. Arus sungai ini terbilang tenang. Airnya yang jernih membuat dasar sungai terlihat dengan jelas. Namun saat musim penghujan tiba, aliran Sungai Oya akan berubah menjadi deras dan warnanya menjadi coklat seperti susu kental manis. Dengan menyusuri Sungai Oya menggunakan rakit, kamu pun akan tiba di Air Terjun Sri Gethuk.

Meski terletak di perbukitan kapur dan identik dengan wilayah kering serta tandus, Air Terjun Sri Gethuk selalu mengalir tanpa peduli musim. Entah musim hujan atau musim kemarau, selalu ada aliran air yang terjun dari tebing tinggi yang berada di tepi Sungai Oyo ini. Bahkan meski air di sungai sedang berwarna coklat pekat, warna air terjun tetap tak berubah. Aliran air terjun ini bercabang menjadi 3 dengan 1 air terjun utama. Jika kamu datang di saat yang tepat, kamu bisa menyaksikan selendang Dewi Nawangwulan alias pelangi yang membentang dengan indah di permukaan air terjun.

Selain lokasi air terjun yang tepat berada di tepi sungai, keindahan lain yang dimiliki oleh Air Terjun Srigethuk ada pada batu-batu yang terhampar di dasarnya. Selain beberapa batu berukuran besar, dasar Air Terjun Sri Gethuk berbentuk undak-undakan batu halus berwarna gading, khas batuan di wilayah kapur. Lantai batu itu mirip dengan ornamen yang ada di dalam gua. Beberapa teman malah menyebut bebatuan yang selalu berselimutkan air itu mirip dengan bebatuan yang biasa dipasang di kolam renang mewah. Sangat menyenangkan untuk duduk-duduk atau bermain air di bebatuan tersebut. Namun pastikan kamu berhati-hati supaya tidak tergelincir dan jatuh ke sungai.

Wisatawan Air Terjun Sri Gethuk
Wisatawan sedang menikmati wisata alam Air Terjun Sri Gethuk. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)

Aktivitas Yang Bisa Dilakukan di Air Terjun Sri Gethuk

  • Menyusuri Sungai Menggunakan Rakit
    Posisi Air Terjun Sri Gethuk yang berada di tebing sungai membuatmu harus menyusuri Sungai Oya untuk mencapainya. Kamu bisa naik rakit sederhana yang disediakan oleh pengelola. Nantinya rakit ini akan menyusuri sungai dengan melawan arus, alias dari hilir ke hulu. Di sepanjang pengarungan kamu akan menemukan beberapa air terjun kecil. Jika air sungai sedang jernih dan tidak keruh akibat hujan, kamu bisa menyaksikan bebatuan dan rumput di dasar sungai. Pemandangan tebing-tebing tinggi yang mengapit sungai juga akan menjadi teman perjalananmu. Saat suasana tidak terlalu ramai, kamu bisa meminta ijin kepada nahkoda untuk mencoba mengendalikan laju rakit. Pengalaman baru ini akan sangat mengasyikkan.
  • Cliff Jumping
    Wohoooo, inilah salah satu aktivitas uji adrenalin seru yang bisa kamu lakukan di kawasan Air Terjun Sri Gethuk. Kamu bisa melompat dari tebing dan bebatuan ke dalam sungai. Ada beberapa pilihan ketinggian. Untuk pemula, kamu bisa mencoba tebing yang tidak terlalu tinggi. Namun jika nyali kamu berlebih, kamu bisa mencoba di tebing berukuran 3 – 5 meter. Untuk naik ke tebingnya kamu harus meniti tali. Dijamin sekali lompat kamu akan ketagihan. Eits, tapi pastikan untuk memakai jaket pelampung sebelum melakukan cliff jumping ya! Kecuali kalau kamu memang sudah mahir berenang.
  • Trekking
    Selain naik rakit, salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mencapai Air Terjun Sri Gethuk adalah trekking dari tempat parkir. Jalur trekking ini cukup seru, karena kamu harus melewati areal persawahan. Saat padi mulai tumbuh, areal persawahan ini akan terlihat hijau segar. Kamu pun bisa berswafoto disini. Jika menggunakan rakit kamu akan langsung tiba di dasar air terjun, beda halnya dengan trekking. Kamu justru akan tiba di sungai kecil yang menjadi sumber dari air terjun. Lokasinya ada di atas tebing. Tapi kamu tak perlu khawatir. Kamu tetap bisa menikmati serunya bermain di kaki Air Terjun Sri Gethuk dengan cara menuruni anak tangga yang ada di tebing hingga ke dasar air terjun.
  • River Tubing / Body Rafting
    Menghanyutkan diri di sungai menggunakan pelampung alias body rafting akan menjadi pengalaman asyik yang bisa kamu jajal saat berkunjung ke Air Terjun Sri Gethuk. Aktivitas seru ini dilakukan saat kamu hendak pulang. Titipkan barang-barang bawaanmu kepada teman yang tidak ikut body rafting, setelah itu pakailah pelampung dan ceburkanlah dirimu ke sungai. Biarkan tubuhmu menggambang dan terbawa arus sungai hingga ke lokasi pemberangkatan rakit. Kamu tak perlu takut tenggelam, sebab sudah ada pelampung yang kamu pakai. Waktu terbaik untuk melakukan body rafting atau river tubing adalah pada saat musim kemarau dimana air sungai sedang jernih dan arusnya tidak terlalu deras seperti saat musim penghujan.
  • Canyoning
    Canyoning adalah aktivitas rapelling atau menuruni tebing menggunakan tali kernmantle di bawah guyuran air terjun. Aktivitas ini cocok dilakukan oleh kamu yang berjiwa muda dan suka tantangan. Ada dua sensasi ketegangan yang kamu dapatkan, yakni saat memasrahkan diri pada seutas tali serta merasakan guyuran air terjun menimpa tubuhmu. Kamu bisa melakukan canyoning di Air Terjun Sri Gethuk asalkan kamu memiliki peralatannya. Sebelum canyoning sebaiknya kamu ijin kepada pengelola. Lakukan aktivitas ini di pagi hari saat belum banyak pengunjung yang datang supaya tidak mengganggu aktivitas wisata mereka. Bila tidak memiliki peralatan, pihak pengelola wisata Air Terjun Sri Gethuk juga bisa menyediakannya untuk kamu.
  • Menikmati Kuliner Tradisional
    Salah satu makanan khas Gunungkidul adalah tiwul, makanan pokok berbahan dasar gaplek atau singkong. Makanan ini nikmat disantap dengan urap sayur, sambal, dan ikan asin atau ikan bakar. Supaya kunjunganmu ke Sri Gethuk semakin lengkap, tak ada salahnya untuk mencicipi kuliner trasidional ini. Bahkan jika mau, kamu bisa melihat proses pembuatan tiwul di rumah warga. Perut kenyang, hati pun senang.

Lokasi dan Akses

Air Terjun Sri Gethuk terletak di Dusun Menggoran, Desa Bleberan, Kecamatan Playen, Gunungkidul. Dari Yogyakarta, wisata alam yang dikelola oleh masyarakat desa ini bisa ditempuh sekitar 1,5 – 2 jam perjalanan. Akses jalan menuju Air Terjun Sri Gethuk sudah baik. Kamu bisa mengikuti rute Jalan Wonosari – Piyungan – Bukit Bintang – Pertigaan Gading belok kanan – Playen – Sri Gethuk. Meski baru pertama kali mengunjungi tempat ini kamu tak perlu khawatir tersesat, sebab sudah banyak penunjuk arah yang terpampang di pinggir jalan. Yang perlu kamu lakukan adalah mengamati dengan jeli.

Retribusi

  • Tiket masuk: Rp 10.000 per orang (sudah termasuk tiket terusan dengan Gua Rancangkencono)
  • Tarif rakit: Rp 10.000 per orang PP (sekali jalan Rp 5.000)
  • Sewa pelampung: Rp 5.000 per orang

Tips Berwisata ke Air Terjun Srigethuk

  • Waktu terbaik untuk berkunjung ke Air Terjun Sri Gethuk adalah saat musim kemara, atau awal dan akhir musim penghujan. Pada saat itu debit air terjun dan sungai besar, namun airnya masih jernih sehingga kamu bisa melihat pemandangan hingga ke dasar sungai.
  • Jika ingin mendapatkan pelangi di air terjun, datanglah di atas pukul 13.00 WIB dan pastikan matahari sedang bersinar terik. Posisi sinar matahari yang menimpa langsung permukaan air terjun akan menciptakan rona warna pelangi yang indah.
  • Piknik ke air terjun namun tidak main air dan basah-basahan itu tidak asyik. Karena itu jangan lupa bawa pakaian ganti.
  • Untuk mendapatkan suasana yang lebih tenang sehingga bisa menikmati pesona Sri Gethuk secara nyaman, datanglah pada Sebab pada akhir pekan dan musim liburan kawasan ini akan sangat ramai.
  • Berhati-hatilah dengan barang bawaanmu. Siapkan kantong kresek atau dry bag untuk menjaga barang-barang berharga seperti kamera dan ponsel tetap kering.
  • Kenakanlah pakaian yang nyaman dan cocok digunakan untuk beraktivitas di alam. Bagi para perempuan tinggalkan sejenak wedges atau sepatu hak tinggimu di rumah. Ini saatnya untuk mengenakan sandal, sebab sepanjang perjalanan kamu akan bertemu dengan air dan beberapa ruas jalan yang cukup licin.

Obyek Wisata dan Lokasi Asik di Sekitar Air Terjun Sri Gethuk

  • Gua Rancang Kencono
    Terletak tak jauh dari Air Terjun Sri Gethuk, Gua Rancang Kencono sarat akan kisah bersejarah. Pada zaman dahulu gua ini menjadi tempat persembunyian Laskar Mataram sekaligus tempat berdiskusi dan menyusun strategi peperangan. Gua yang berada dalam naungan pohon klumpit besar berusia ratusan tahun ini memiliki ruangan semacam hall terbuka yang cukup luas dan lapang. Selain itu terdapat pula ruangan rahasia dengan celah masuk yang cukup sempit. Hanya kamu yang bertubuh langsing yang bisa masuk ke dalamnya.
  • Puncak Tri Panjung
    Puncak Tri Panjung adalah perbukitan yang terletak tepat di seberang Air Terjun Sri Gethuk dan dipisahkan oleh aliran Sungai Oya. Dari bukit yang memiliki 3 puncak ini kamu bisa menyaksikan aliran beberapa air terjun Sri Gethuk yang menuruni tebing. Meski lokasinya bersebelahan, kamu tidak bisa mengakses tempat ini dari Sri Gethuk, melainkan harus melewati jalan memutar. Jika Sri Gethuk masuk dalam kawasan Gunungkidul, maka tempat yang mulai populer sejak dipakai untuk syuting film Hollywood Beyond Skyline ini masuk dalam wilayah Kabupaten Bantul.
Air Terjun Sri Gethuk
Panorama Air Terjun Sri Gethuk. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)
Air Terjun Sri Gethuk
Panorama Air Terjun Sri Gethuk. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)
Air Terjun Sri Gethuk
Batuan karst hasil endapan ratusan tahun di Air Terjun Sri Gethuk. (Reza Fitriyanto/Maioloo.com)
Rakit Air Terjun Sri Gethuk
Untuk mengakses ke lokasi utama Air Terjun Sri Gethuk, wisatawan bisa menggunakan rakit sederhana buatan masyarakat lokal. (Reza Fitruyanto/Maioloo.com)
Panorama Air Terjun Sri Gethuk
Panorama Air Terjun Sri Gethuk. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)
Atraksi Di Air Terjun Sri Gethuk
Wisatawan sedang atraksi di salah satu kolam Air Terjun Sri Gethuk. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)

TINGGALKAN KOMENTAR YUK!

Please enter your comment!
Please enter your name here