Puncak Sikunir, Tersihir Pagelaran Orkestra Pagi dari Singgasana Dewa-Dewi

Desa Sembungan, Dieng, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah

Golden Sunrise di Puncak Sikunir
Golden sunrise dan lanskap Puncak Sikunir, Gubug di Puncak Sikunir, Dieng, Wonosobo. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)

Selarik cahaya pun muncul di batas cakrawala, pertanda orkestra pagi akan segera dimulai. Perlahan namun pasti, bulatan emas muncul dan naik semakin tinggi. Mereka pun hanya bisa menjura melihat momen golden sunrise sempurna dari Puncak Sikunir Dieng, tempat para sang hyang berdiam.

Berdiri kokoh di kawasan dataran tinggi Dieng, Puncak Sikunir menawarkan pesona teater golden sunrise yang memukau mata. Terletak di ketinggian 2300 meter diatas permukaan laut (mdpl) menobatkan kawasan Desa Sembungan yang merupakan titik awal pendakian menuju Puncak Sikunir ini menjadi desa tertinggi di Pulau Jawa. Hawa dingin yang menusuk hingga ke dalam tulang dan selimut kabut menjadi suguhan pembuka bagi siapa saja yang singgah di tempat ini.

Lanskap pagi yang tersaji dengan elegan di Puncak Sikunir menjadi magnet kuat untuk memikat para pelancong dan musafir citra dari berbagai penjuru. Berdasarkan pendapat banyak orang, Puncak Sikunir merupakan salah satu spot terbaik di negeri ini untuk menyaksikan terbitnya sang surya di ufuk timur. Bahkan menurut kawan seperjalan kala itu, pesona matahari terbitnya tak kalah dibandingkan dengan Bukit Punthuk Setumbu Borobudur atau Puncak Penanjakan di Gunung Bromo yang sangat terkenal dan telah mewakili wajah pariwisata Nusantara di kancah dunia.

Puncak Sikunir di dataran tinggi Dieng ini telah dipopulerkan namanya sejak tahun 1982 oleh pemandu wisata setempat. Kemudian pada tahun 1984, nama Puncak Sikunir mulai tercatat dalam buku panduan wisata dunia. Sejak saat itu, promosi wisata Puncak Sikunir mulai digencarkan untuk meningkatkan tingkat kunjungan wisata baik wisatawan domestik maupun internasional.

Dari Puncak Sikunir ini kamu bakal disuguhi oleh atraksi terbitnya sang mentari dari balik garis cakrawala dengan berhiaskan pemandangan Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing yang berdiri nyaris berdampingan. Bulatan keemasan sang surya secara perlahan akan naik dari sisi kiri Gunung Sindoro. Bias cahayanya yang menimpa daun dan rerumputan menjadikan mata ini seolah enggan untuk berkedip.

Untuk dapat bertemu dengan momen emas di Puncak Sikunir seperti itu, hendaknya kamu dapat memperkirakan waktu kedatangan yang tepat. Momen golden sunrise dapat dijumpai pada musim kemarau, tepatnya sekitar bulan Mei hingga September. Jadi bagi kamu yang datang di musim penghujan, bersiaplah untuk gigit jari. Namun acapkali sunrise view keemasan tersebut juga dapat dijumpai di bulan-bulan Februari hingga awal April, tentunya dengan faktor keberuntungan yang menyertai.

Selain Puncak Sikunir yang menjadi primadona di kawasan Desa Sembungan, ada pula sebuah tempat wisata menarik yang letaknya masih satu area, yakni Telaga Cebong. Keberadaan Telaga Cebong menjadi daya pikat tersendiri bagi para pejalan yang telah atau akan menapaki jejak menuju Puncak Sikunir di dataran tinggi Dieng ini.

Telaga Cebong membentang seluas sekitar lima hektar di bawah Bukit Sikunir. Penamaan Telaga Cebong sendiri menurut masyarakat sekitar karena bentuknya yang mirip seperti cebong atau bayi katak. Asal muasal ceritanya, dulu Telaga Cebong ini merupakan kawah purba seluas sekitar 18 hektar. Kilau airnya di pagi hari menjadi warna dan pelipur rasa lelah para travellers yang turun setelah menapak di Puncak Sikunir.

Golden Sunrise di Puncak Sikunir
Golden sunrise dan lanskap Puncak Sikunir, Gubug di Puncak Sikunir, Dieng, Wonosobo. (Reza Fitriyanto/Maioloo.com)

Aktivitas Yang Bisa Dilakukan di Puncak Sikunir

  • Berselaras dengan Keheningan Pagi
    Pagi yang tenang, hening, dan menentramkan hati menjadi sebuah permulaan hari yang sempurna. Di Puncak Sikunir ini kamu bisa menikmati keheningan pagi sambil berselaras dengan alam diiringi terpaan sinar matahari yang masih hangat ketika menyentuh permukaan kulit. Kabut khas dataran tinggi yang menyelimuti bukit menjadi pengiring pagi untuk mengawali harimu yang terasa semakin sempurna.
  • Sunrise Seeing
    Puncak Sikunir di dataran tinggi Dieng ini adalah tempat yang sempurna bagi kamu para penikmat teater alam ciptaan Tuhan berupa terbitnya sang mentari dari balik garis cakrawala. Dari sini, pesona golden sunrise nya telah mendunia. Indahnya lekukan bukit dan keelokan bentang alam yang tersaji dari Puncak Sikunir ini semakin menobatkan tempat ini sebagai salah satu lokasi terbaik untuk menyaksikan sunrise view di Indonesia. Meski menyilaukan mata, namun pemandangan yang berlangsung cukup cepat ini seakan membuat mata enggan untuk berkedip.
  • Trekking
    Bagi kamu para pecinta dan penikmat perjalanan, jalur menuju Puncak Sikunir ini pastinya akan meninggalkan memori di benak tiap orang. Rute trekking yang menanjak akan kamu jumpai di hampir sepanjang perjalanan menuju tapak puncak tertinggi. Jalur trekkingnya pun tergolong cukup mudah bagi semua kalangan, hanya dibutuhkan waktu sekitar 45 menit hingga satu jam perjalanan untuk menuju titik tertinggi dari Bukit Sikunir ini. Akan tetapi walaupun rute trekkingnya cukup singkat, kamu tetap harus berhati-hati dalam menapakkan kaki dan persiapkanlah fisikmu secara matang karena udara di kawasan ini cukup tipis dan dapat dengan mudah membuat nafas tiap pejalan terengah-engah.
  • Photo Hunting
    Sebagai pamungkas, inilah kegiatan wajib bagi kamu para pecinta visual dan musafir citra alias fotografer keliling. Sebagai salah satu spot terbaik untuk menyaksikan sunrise di Indonesia, Puncak Sikunir tentu menjadi spot primadona bagi para penghenti waktu untuk mengabadikan momen emas terbitnya sang surya. Alangkah lebih bijaksana bagi kamu para fotografer untuk melakukan riset terlebih dahulu sebelum datang ke lokasi, baik riset waktu terbaik, riset jalur, riset cuaca, dll, demi terciptanya frame foto yang sesuai dengan ekspektasi. Waktu terbaik untuk menjumpai golden sunrise di Puncak Sikunir ini adalah pada musim kemarau yang berlangsung antara bulan Mei hingga September. Jadi, persiapkanlah kamera dan alat-alat penunjang lainnya sebaik mungkin ketika ingin ke Puncak Sikunir, Dieng.

Lokasi dan Akses Menuju Puncak Sikunir

Puncak Sikunir terletak di Desa Sembungan, Dataran Tinggi Dieng, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Bila berangkat dari kawasan wisata Dieng, jarak tempuhnya sejauh sekitar 20 menit menggunakan roda dua. Sebelum mencapai pos atau basecamp pendakian, kamu akan menjumpai sebuah gapura besar bertuliskan ucapan selamat datang di Desa Sembungan. Namun jika kamu menginap atau menyewa homestay di kawasan Desa Sembungan, kamu dapat langsung memulai perjalanan pendakian dari area parkir tak jauh dari Telaga Cebong.

Harga Tiket

Untuk menikmati keindahan panorama sunrise di Puncak Sikunir kamu wajib membayar biaya retribusi sebesar Rp 5.000 per orang sekaligus bisa menikmati keindahan Telaga Cebong.

Tempat Wisata dan Lokasi Menarik di Sekitar Puncak Sikunir

  • Telaga Cebong
    Telaga Cebong adalah telaga alami yang dulunya merupakan kawah purba seluas sekitar 18 hektar. Telaga yang terletak di kaki Bukit Sikunir merupakan titik awal untuk memulai pendakian. Jika berada di Puncak Sikunir, kamu bisa melihat telaga yang berbentuk seperti kecebong ini. Lokasi dan panoramanya yang eksotis menjadikan telaga ini dipilih sebagai lokasi konser Float2Nature pada tahun 2012.
  • Kompleks Candi Arjuna
    Kompleks Candi Arjuna merupakan kumpulan bangunan candi hindu yang berdiri berjajar di kawasan wisata dataran tinggi Dieng, Desa Dieng Kulon, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Menurut catatan sejarah yang ada, Candi Arjuna merupakan candi tertua di Pulau Jawa yang dibangun pada masa Wangsa Sanjaya pada awal abad ke-9. Setiap tahunnya Kompleks Candi Arjuna selalu digunakan sebagai lokasi ritual pencukuran rambut anak gimbal dalam acara Dieng Culture Festival juga sebagai venue Jazz Atas Awan.
  • Kawah Sikidang
    Berada tak jauh dari kompleks Candi Arjuna, Kawah Sikidang merupakan kawah belerang aktif dan menjadi salah satu maskot pariwisata dataran tinggi Dieng. Bagi kamu yang hendak mengunjungi tempat ini, disarankan untuk membawa masker untuk menutupi saluran pernapasanmu karena di area kawah ini mengandung unsur belerang yang cukup tinggi dan berbahaya bagi kesehatan.
  • Telaga Warna & Pengilon
    Telaga Warna merupakan sebuah telaga yang berwarna kehijauan dan terbentuk akibat proses vulkanik. Hal tersebut ditandai dengan masih terdapatnya kandungan belerang yang muncul melalui gelembung-gelembung udara yang mencuat hingga ke permukaan air telaga. Telaga Warna sendiri posisinya bersebelahan dengan Telaga Pengilon dan lokasinya dikelilingi oleh perbukitan yang menjulang tinggi. Dengan mendaki bukit tersebut, kamu akan mendapatkan view Telaga Warna dari ketinggian yang nampak memukau.
  • Gunung Prau
    Gunung Prau merupakan salah satu titik pendakian yang paling diincar oleh pendaki gunung dan pejalan saat ini. Gunung setinggi 2565 ini memiliki track yang tidak terlalu panjang namun menjajikan pesona keindahan yang membuatmu bisa menahan nafas karena takjub untuk beberapa waktu. Selain gundukan bukit teletubbies yang dipenuhi hamparan bunga daisy, tempat ini juga dikenal karena keindahan sunrise-nya. Saat fajar tiba, kamu bisa menyaksikan deretan 4 gunung nan gagah yakni Gunung Sumbing, Sindoro, Merapi, serta Merbabu.

Tips Berwisata ke Puncak Sikunir

  • Kenakan jaket, sarung tangan dan pakaian hangat lainnya karena lokasi Puncak Sikunir terletak pada ketinggian 2300 m dpl dan dengan ketinggian itu, udara lumayan dingin.
  • Waktu terbaik untuk mengunjungi Puncak Sikunir adalah pada musim kemarau antara bulan Mei hingga September.
  • Jika ingin mengejar momen sunrise, sebaiknya kamu mulai trekking sekitar pukul 04.00 atau 04.30 supaya memiliki waktu yang cukup untuk sekadar beristirahat.
  • Pada musim liburan dan akhir pekan kawasan ini sangat ramai. Jika ingin mendapatkan suasana yang lebih tenang dan tidak terlalu riuh datanglah pada
  • Bawalah kapas, buff, sarung penutup kepala, syal, atau semacamnya yang fungsinya untuk menutup lubang telinga. Menutup lubang telinga saat berada di tempat yang berhawa dingin dapat mencegah tubuhmu mengalami kedinginan akut atau hipotermia.
  • Pakailah alas kaki yang cocok sesuai medan perjalanan. Sangat disarankan memakai sepatu trekking demi kenyamanan dan keamanan kaki saat berjalan melakukan trekking yang menanjak menuju Puncak Sikunir. Andaikan memakai sandal, pilihlah sandal yang biasa digunakan untuk aktivitas outdoor dan jangan lupa ikat kencang pengaitnya agar tidak mudah lepas dan selip.
  • Hindari menggunakan celana berbahan jeans atau denim. Bahan jeans pada dasarnya memiliki sifat mengikuti suhu udara di sekitarnya, ketika suhu udaranya dingin maka permukaan jeans akan ikut dingin. Juga sebaliknya, ketika suhu udara panas, maka permukaan jeans akan ikut terasa panas. Memakai celana atau pakaian berbahan jeans atau denim akan rawan membuatmu semakin kedinginan. Sangat disarankan memakai celana jenis kargo longgar yang jahitannya tak kalah kuat dengan model celana jeans yang ketat.
  • Bawalah senter dan air mineral selama melakukan perjalanan karena jika kamu ingin mengejar sunrise di Puncak Sikunir, kemungkinan besar kamu akan berangkat dini hari dengan cahaya yang minim dan jalan yang lumayan menanjak.
  • Bagi kamu para pemburu citra, bawalah tripod dan filter warna yang sesuai dengan keinginanmu. Serta gunakanlah jenis lensa sudut lebar dengan focal length dikisaran angka 16mm. Untuk mendapat varian gambar yang banyak di Puncak Sikunir, disarankan juga membawa lensa medium ataupun lensa telephoto.
Jalur Menuju Puncak Sikunir
Jalur menuju Puncak Sikunir, Dieng, Wonosobo. (Reza Fitriyanto/Maioloo.com)
Puncak Sikunir, Dieng, Wonosobo
Gubug di Puncak Sikunir, Dieng, Wonosobo. (Reza Fitriyanto/Maioloo.com)
Sunrise Puncak Sikunir
Sunrise di Puncak Sikunir, Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah. (Reza Fitriyanto/Maioloo.com)
Narsis di Puncak Sikunir Dieng
Foto-foto di Puncak Sikunir. (Reza Fitriyanto/Maioloo.com)
Golden Sunrise di Puncak Sikunir
Golden sunrise di Puncak Sikunir. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)
Golden Sunrise di Puncak Sikunir
Pemandangan golden sunrise dari Puncak Sikunir. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)

TINGGALKAN KOMENTAR YUK!

Please enter your comment!
Please enter your name here