Pantai Kuta, Terbius Senja di Pantai Ikonik Pulau Dewata

Kecamatan Kuta, Selatan Kota Denpasar, Bali

Sunset dan Surfer Pantai Kuta, Bali
Siluet peselancar di Pantai Kuta, Bali dan pemandangan sunset saat senja. (Reza Fitriyanto/Maioloo.com)

Membentang panjang di selatan Kota Denpasar, Pantai Kuta menyajikan segala hingar bingar pariwisata yang ada di Pulau Bali. Dari bibir pantai, kamu bisa menyaksikan atraksi para peselancar menaklukkan ombak hingga menikmati pesona mentari yang perlahan mengecup kening cakrawala.

Banyak anggapan yang menyebutkan bahwa ketika berkunjung ke Bali belum lengkap rasanya bila tak menyempatkan singgah di Pantai Kuta. Pantai yang namanya dikenal luas hingga ke berbagai negara di belahan dunia ini telah menjadi salah satu maskot wisata pantai paling utama di pulau seribu pura ini. Hampir semua fasilitas wisata bagi turis-turis tersedia di kawasan Pantai Kuta ini. Sebut saja hotel, resort, spa, kafe, restoran, bar, hingga fasilitas wisata olahraga seperti operator dan penyewaan papan selancar.

Pantai Kuta yang berada di pesisir selatan Pulau Bali ini memiliki bentangan garis pantai sepanjang dua kilometer. Selain menjadi pusat jujugan dan aktivitas pariwisata, Pantai Kuta juga menjadi tempat yang cocok untuk menghabiskan waktu di sore hari sambil bersantai menikmati pertunjukan matahari terbenam di balik garis cakrawala. Kamu pun bisa melakukan aktivitas lain di sore hari seperti berselancar, jogging, atau menikmati sebotol beer di bawah payung-payung yang berdiri cantik di kafe pinggir pantai.

Sebelum menjelma menjadi sebuah destiansi wisata unggulan di Pulau Bali, Pantai Kuta dengan garis pantai melengkung seperti bulan sabit ini dulunya merupakan sebuah pelabuhan dagang yang menjadi pusat jual beli hasil pertanian masyarakat adat desa setempat dengan para pembeli dari luar. Dari para pembeli yang datang tersebut, lambat laun keindahan Pantai Kuta mulai tersebar luas hingga ke berbagai daerah di Indonesia. Para pembeli yang semula datang hanya untuk keperluan jual beli mulai memanfaatkan waktu kedatangannya untuk berlibur dan menikmati keindahan pantai.

Menurut sejarahnya, diceritakan pada sekitar abad ke-19 seorang pedagang yang berasal dari Denmark bernama Mads Lange datang dan singgah di Pulau Bali menggunakan kapal. Setelah bersandar di pelabuhan, Mads Lange mendirikan basis perdagangan di Pantai Kuta. Karena kepiawaiannya dalam berdagang dan bernegosiasi, kehadirannya di tanah dewata pun disambut baik oleh para raja-raja Kerajaan Bali.

Selain Mads, adapula tokoh lain yang turut membesarkan nama Pantai Kuta. Dia merupakan seorang penulis dan pengembara bernama Hugh Mahbett yang menerbitkan sebuah buku berjudul “Praise to Kuta” yang berisi ajakan kepada masyarakat lokal di Bali agar turut berpartisipasi untuk membangun iklim pariwisata di Pulau Dewata. Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan membangun sejumlah fasilitas penunjang seperti penginapan, restoran, tempat hiburan, dan sebagainya.

Pantai Kuta, Surfing, dan Pesona Sunset

Latihan Sufing di Pantai Kuta
Sekelompok peselancar yang tengah mengikuti kelas dasar sekolah selancar di Pantai Kuta, Bali. (Reza Fitriyanto/Maioloo.com)

Berbicara mengenai sebuah destinasi wisata pantai, khususnya dalam hal ini Pantai kuta, rasanya tak dapat dipisahkan dari kegiatan olahraga selancar dan pesona sunset atau matahari tenggelamnya yang eksotik. Gulungan ombaknya yang seirama sangat bersahabat bagi para peselancar atau surfer dari berbagai daerah maupun negara. Bagi kamu para peselancar pemula ataupun yang belum pernah merasakan sensasi berdiri di atas gulungan ombak dan ingin mencobanya, Pantai Kuta menjadi tempat yang sempurna untuk masuk dalam pilihan itinerarymu saat berada di Pulau Bali.

Di sepanjang bibir Pantai Kuta terdapat beberapa operator selancar yang tak hanya menyewakan papan selancarnya saja, akan tetapi para operator selancar tersebut membuka sebuah paket edukasi alias kursis yang mengajarkan tekhnik bermain selancar dari dasar hingga lanjut. Jika mengikuti kelas ini kamu akan didampingi secara intensif dari instruktur yang sudah berpengalaman. Dari sejumlah operator selancar tersebut, kamu dapat leluasa memilihnya sambil melihat-lihat, bertanya-tanya, dan berjalan-jalan di pinggir pantai sambil menikmati hiruk pikuk suasana Pantai Kuta di sore hari.

Selain selancar, sesuatu yang tak dapat dipisahkan dan menjadi daya tarik dari sebuah destiansi wisata pantai ialah panorama pertunjukan sunset saat peralihan senja menuju malam. Dengan garis pantai yang membentang panjang, Pantai Kuta menyajikan pertunjukan sunset yang sempurna. Di tempat ini kamu bisa menyaksikan mentari yang perlahan mencium kening cakrawala, dan rona senja menghiasi angkasa. Warna-warni pun melebur menjadi siluet yang sangat indah. Bahkan menurut banyak orang, Pantai Kuta merupakan salah satu pantai tercantik di Bali. Setujukah kamu? Silahkan datang dan buktikan sendiri.

Gapura Pantai Kuta
Gapura masuk Pantai Kuta, Bali. (Reza Fitriyanto/Maioloo.com)

Aktivitas Yang Bisa Dilakukan di Pantai Kuta

  • Bersantai di Pinggir Pantai
    Bagi kamu yang ingin menikmati suasana pantai dan sedikit berselaras sambil merenung, bersantai di pinggi pantai sambil memesan sebotol air minum atau bahkan sebotol beer dingin menjadi pilihan yang terbaik. Kamu tak perlu takut kepanasan karena banyak payung-payung dan tempat duduk teduh yang disediakan dan akan melindungimu dari panas sengatan matahari. Jika kamu membawa karpet, matras, atau alas sendiri, kamu bisa menggelarnya di tepi pantai.
  • Sunset Seeing
    Sambil bersantai, tentu kamu dapat menunggu pertunjukan matahari terbenam di Pantai Kuta ini dari tepi pantai. Waktu terbenamnya matahari di Pantai Kuta ini berkisar antara pukul 18.00 hingga 18.30 WITA. Karena garis pantainya cukup panjang, ada banyak spot untuk dapat menikmati sunset di pantai ini. Jadi kamu tak perlu khawatir tak kebagian tempat untuk menikmati sunset yang terkenal di Pantai Kuta Bali ini.
  • Surfing
    Bagi kamu yang ingin berolahraga selancar atau surfing, ada banyak tempat persewaan papan selancar di sepanjang bibir Pantai Kuta. Bagi kamu yang amatir atau belum pernah mencoba olahraga selancar sama sekali, kamu tak perlu kawatir. Di tempat ini ada banyak operator yang juga menawarkan jasa pelatihan tekhnik dasar berselancar dengan didampingi seorang instruktur berkompeten dan berpengalaman. Ombak yang ada di Pantai Kuta memiliki beberapa spot yang cukup landai, irama gulungannya cukup teratur, dan tidak terlalu tinggi. Sangat cocok bagi peselancar pemula.
  • Sunbathing, Pijat, dan Tato Temporer
    Berjemur di Pantai Kuta tentu sudah menjadi hal yang biasa dilakukan oleh wisatawan atau turis-turis asing yang singgah di pantai ini. Di sepanjang pesisir pantai, ritual ‘mandi matahari’ ini memang didominasi oleh wisatawan berkulit putih yang kebanyakan berasal dari Benua Australia dan Eropa. Jika berjemur bukan menjadi pilihanmu, cobalah panggil juru pijat yang akan melakukan terapi pemijatan di bawah payung teduh. Selain pijat, kamu juga bisa tawar menawar untuk membuat tato temporary dan jasa kepang rambut. Ada berbagai macam pola gambar tato temporer yang ditawarkan untuk dilukis di permukaan kulitmu.

Lokasi dan Akses Menuju Pantai Kuta Bali

Pntai Kuta terletak di sebelah selatan Kota Denpasar, tepatnya di Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali. Karena ketenaran namanya, Pantai Kuta Bali ini sangat mudah untuk ditemukan. Dengan tekhnologi gawai yang sekarang kamu punya, Pantai Kuta dapat dengan mudah kamu temukan karena jaraknya amat dekat dari Kota Denpasar. Tinggal menuju ke arah selatan dari Kota Denpasar, kamu akan menemui banyak papan penunjuk arah menuju Kuta, Legian, dan Seminyak yang merupakan satu kawasan yang saling berdekatan.

Tempat Wisata dan Lokasi Menarik di Sekitar Pantai Kuta

  • Pantai Double Six
    Sebenarnya, pantai ini masih berada dalam satu garis dengan Pantai Kuta Bali. Disebut Pantai Double Six karena dahulu di pantai ini terdapat sebuah tempat hiburan malam atau diskotik yang bernama Double Six. Diskotik ini dahulu merupakan tempat hiburan malam paling ngehitz dan terkenal di Pulau Bali. Namun seiring berjalannya waktu, Double Six gulung tikar dan tutup dan pantai nya pun dikenal luas oleh orang-orang sekitar dan wisatawan dengan nama Pantai Double Six. Karena letaknya masih satu garis pantai dengan Pantai Kuta, Pantai Double Six menyajikan hampir semua yang ada seperti di Pantai Kuta. Bedanya mungkin Pantai Double Six lebih sepi jauh dari riuh rombongan tour wisata dalam jumlah besar, sehingga kamu bisa menikmati suasana pantai dengan lebih tenang.
  • Jalan Legian dan Monumen Ground Zero
    Jalan Legian adalah ruas jalan yang menjadi salah satu pusat pertokoan dan kafe resto. Jalan Legian sempat menyita perhatian dunia karena peristiwa bom Bali pertama yang meledakkan salah satu tempat hiburan malam bernama Paddy’s Pub dan Sari Club pada tahun 2002 silam. Oleh sebab itu, di kawasan ini pula didirikan monumen peringatan yang bernama Monumen Ground Zero sebagai tanda untuk memperingati peristiwa tragis bom Bali pertama. Jalan Legian juga dekat dengan kawasan Poppies Lane dimana di kawasan tersebut banyak tersedia penginapan-penginapan murah dengan harga miring bagi para traveller.
  • Pabrik Kata-kata Joger
    Kalau kamu ingin mencari oleh-oleh atau cinderamata berupa pakaian, jangan lupa untuk singgah ke Pabrik Kata-kata Joger. Yap, Joger adalah salah satu toko pakaian dan pernak-pernik yang khas dengan kata-kata atau kalimat-kalimat unik yang tertera pada setiap produknya. Nama Joger sendiri diambil dari nama sang pemiliknya yakni Joseph Theodorus Wulianadi dan Gerard yang kemudian digabungkan namanya menjadi satu akronim Joger.
  • Museum Kerang Bali
    Bali Shell Museum atau Museum Kerang Bali adalah satu-satunya museum kerang yang ada di Indonesia. Letaknya berada di kawasan Jalan Sunset Road, Benoa, Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali atau sekitar setengah jam perjalanan dari Pantai Kuta. Museum yang dikelola secara pribadi perorangan ini dibangun dengan biaya yang cukup fantastis, yakni Rp 6 Milyar. Di dalam museum ini terdapat beragam koleksi kerang dan aksesoris berbahan dasar kerang yang berasal dari berbagai negara di belahan dunia. Mendatangi museum kerang ini dapat menjadi alternatif tujuan wisata sekaligus untuk memperkaya pengetahuan.
  • Pura Luhur Uluwatu dan Pentas Tari Kecak
    Pura Luhur Uluwatu adalah sebuah pura suci bagi bagi umat Hindu Bali yang berada di kawasan Desa Pecatu, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali. Jaraknya dari Pantai Kuta sekitar satu jam perjalanan. Pura yang berdiri indah di pinggir tebing laut selatan ini setiap harinya ramai dikunjungi wisatawan yang juga ingin menyaksikan pentas Tari Kecak khas Bali dengan latar sunset di garis cakrawala yang indah.
Wisatawan Pantai Kuta, Bali
Wisatawan berjalan di deretan kafe yang berada di pinggi Pantai Kuta, Bali. (Reza Fitriyanto/Maioloo.com)
Sunbathing Pantai Kuta, Bali
Wisatawan asing tengah berjemur di pinggir Pantai Kuta, Bali. (Reza Fitriyanto/Maioloo.com)
Pantai Kuta, Bali
Suasana sore dari deretan kafe yang berada di pinggir Pantai Kuta, Bali. (Reza Fitriyanto/Maioloo.com)
Aktifitas di Pantai Kuta, Bali
Salah seorang wisatawan yang akan berselancar di Pantai Kuta, Bali. (Reza Fitriyanto/Maioloo.com)
Surfing Pantai Kuta, Bali
Aktivitas olahraga selancar di Pantai Kuta, Bali. (Reza Fitriyanto/Maioloo.com)

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR YUK!

Please enter your comment!
Please enter your name here