Sendratari Ramayana Prambanan, Kemegahan Pertunjukan Drama Tari Berlatar Candi

Theater of Ramayana Balet, Jl Raya Jogja – Solo Km 16, Prambanan, Sleman, Yogyakarta

Aksi Penari Sendratari Ramayana Prambanan
Aksi penari dalam Sendratari Ramayana Prambanan. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)

Berlatarkan Candi Prambanan nan megah, pagelaran kolosal Sendratari Ramayana Prambanan berlangsung dengan meriah. Meski tanpa dialog, pertunjukan yang menyatukan seni tari, drama, dan musik tradisional dalam satu panggung ini selalu berhasil memikat para penonton dan membuat mereka terhanyut dalam kisah Ramayana.

Dalam balutan lampu sorot warna-warni, Candi Prambanan di malam hari semakin terlihat megah. Suasana pun makin meriah tatkala sinden melantunkan tembang Jawa dalam iringan musik gamelan. Di panggung utama, sekelompok penari menggerakkan badannya dengan gemulai. Ini bukanlah pertunjukan tari biasa, namun pertunjukan Sendratari Ramayana Prambanan alias kolaborasi seni drama tanpa dialog dan tari yang mengisahkan tentang cerita Ramayana.

Kisah Ramayana sendiri bersumber dari Epos Ramayana karangan Walmiki yang menceritakan tentang usaha Sri Rama untuk menyelamatkan Dewi Shinta yang diculik Rahwana. Kisah yang berasal dari India ini sudah sangat populer, bahkan kisah itu juga terpahat di dinding Candi Prambanan. Berawal dari hal tersebut, Letjen TNI (purn) GPH Djati Kusumo menggagas sebuah pertunjukan seni yang mengusung kisah Ramayana. Akhirnya pada 26 Juli 1961, Sendratari Ramayana Prambanan untuk pertama kalinya dipentaskan di panggung terbuka Candi Prambanan. Panggung tersebut dirancang oleh Harsoyo dari UGM, yang mampu menampung hingga 3000 penonton. Sebulan berikutnya pagelaran yang awalnya bernama Ramayana Ballet ini kembali digelar dan disaksikan oleh Presiden Soekarno serta Charlie Chaplin.

Sendratari Ramayana Prambanan pun akhirnya menjadi salah satu pagelaran seni di Yogyakarta yang dilangsungkan rutin seminggu tiga kali tiap hari Selasa, Kamis, dan Sabtu. Setiap pertunjukan digelar hampir selalu dipenuhi oleh penonton, baik wisatawan lokal maupun mancanegara. Oleh sebab itu jika ingin menonton, kamu harus mengetahui jadwal pentasnya terlebih dahulu dan datang lebih awal agar tidak kehabisan tiket.

Perlu kamu ketahui bahwa ada dua tempat pementasan Sendratari Ramayan Prambanan. Ketika musim hujan, pertunjukkan digelar di panggung tertutup Gedung Trimurti, sedangkan ketika musim kemarau dilangsungkan di panggung terbuka. Keistimewaan panggung terbuka di Candi Prambanan adalah pada ukuran yang besar yaitu 14m x 50m dan dibangun sebagai bangunan yang menyatu dengan Candi Prambanan. Candi Hindu nan cantik itu menjadi background utama panggung.

Meski pertunjukan Ramayana Ballet juga ada di negara lain seperti Kamboja, Srilanka, Thailand, Laos, Malaysia, Filipina, Singapura, dan India, Sendratari Ramayana Prambanan tetap layak untuk ditonton. Selama 2 jam kamu akan disuguhi atraksi memukau para penari dan suara indah pesinden. Berhubung tidak ada dialog yang tercipta, maka kamu sebaiknya mencermati setiap gerakan para penari supaya tahu jalan ceritanya.

Hal lain yang menakjubkan dari Sendratari Ramayana Prambanan adalah tata panggung dan tata lampunya yang megah. Jika kamu menyaksikan di panggung terbuka, maka kamu akan melihat bagaimana indahnya Candi Prambanan di malam hari dalam guyuran lampu warna-warni. Warna candi dan tata lampu panggung akan berubah-ubah sesuai dengan emosi dalam cerita.

Kamu juga akan dibuat terpesona dengan atraksi akrobat sosok pasukan kera. Dan hal yang cukup menegangkan sekaligus seru adalah adegan saat bola api yang semula akan digunakan untuk membakar Hanoman justru berbalik dan membakar kerajaan Alengka. Adegan Anoman membakar kerajaan disuguhkan dengan nyata dimana Anoman membakar panggung. Atraksi api menjilat-jilan di kaki candi ini menjadi puncak tontonan yang mengesankan. Tak cukup sampai disitu. Permainan api juga dilanjutkan dalam adegan Shinta membakar dirinya. Meski sebelumnya kamu terkantuk-kantuk karena mendengar alunan gending dan merdu suara sinden, saat sampai di babak ini dijamin matamu akan terbuka lebar dan tak henti-hentinya menekan tombol shutter untuk mengabadikan momen.

Sinopsis Pagelaran Sendratari Ramayana Prambanan

Cerita dalam pertunjukan Sendratari Ramayana Prambanan ini mirip dengan epos Ramayana karya Walmiki yang terpahat indah di dinding Candi Prambanan. Kisahnya juga menyerupai dengan kisah Ramayana yang kerap diceritakan secara lisan di India. Dalam pagelaran ini, kisah yang cukup panjang tersebut dipadatkan dan dirangkum menjadi 4 babak yakni penculika Shinta, Anoman duta, kematian Kumbakarna dan Rahwana, serta bersatunya kembali Rama dan Shinta.

Kisah ini dimulai ketika Prabu Janaka, raja Negeri Ayodya, mengadakan sayembara untuk mencarikan pendamping bagi Dewi Shinta, putrinya. Dalam perlombaan tersebut, muncullah Rama Wijaya sebagai pemenang dan otomatis menjadi suami Shinta. Usai menikah, pasangan tersebut bersama adik lelaki Rama yang bernama Lesmana pergi ke Hutan Dandaka.

Di Hutan Dandaka mereka bertemu dengan Rahwana yang ingin memiliki Shinta karena menganggap dia sebagai jelmaan Dewi Widowati, wanita yang telah lama dicarinya. Rahwana berusaha menarik perhatian Shinta dengan menjadikan anak buahnya yang bernama Marica menjadi seekor kijang nan cantik. Terpikat dengan keelokan kijang tersebut, Shinta pun meminta agar Rama menangkap sang kijang. Tatkala Rama dan Lesmana pergi, Shinta pun berhasil diculik oleh Rahwana dan dibawa ke Alengka.

Untuk merebut kembali Shinta, Rama pun mengutus Anoman pergi ke Alengka. Berhubung Rahwana tidak mau mengembalikan Shinta, maka kerajaan Ayodya yang dibantu pasukan kera menyerbu Alengka. Pertempuran besar pun tak bisa dihindarkan. Dalam peperangan ini Kumbakarna dan Rahwana tewas.

Akhir cerita Shinta pun bertemu kembali dengan suaminya. Namun Rama menolak Shinta karena menganggap dia sudah ternoda oleh Rahwana. Untuk membuktikan kesuciannya, Rama meminta Shinta membakar raganya. Saat melakukan aksi bakar diri, raga Shinta tidak terbakar namun justru kecantikannya semakin terpancar. Akhirnya Rama tau bahwa Shinta masih suci, dan Rama pun mau menerima Shinta kembali sebagai istrinya.

Lokasi Pertunjukan Dan Akses Sendratari Ramayana Prambanan

Pagelaran Sendratari Ramayana Prambanan dilangsungkan di Kompleks Taman Wisata Candi Prambanan, tepatnya di Theater of Ramayana Balet, Jl Raya Jogja – Solo Km 16, Prambanan. Pada musim kemarau (Mei, Juni, Juli, Agustus, September, Oktober), pertunjukan akan dilangsungkan di panggung terbuka dengan Candi Prambanan sebagai backgroundnya. Sedangkan pada musim penghujan (November, Desember, Januari, Februari, Maret, April), pertunjukan dilangsungkan di panggung tertutup Gedung Trimurti.

Untuk mencapai tempat ini kamu tinggal menyusuri Jalan Raya Jogja – Solo. Sebelum jembatan di samping Candi Prambanan, silahkan belok kiri (utara) sekitar 100 meter. Kompleks Theater Ramayana Ballet ada di kanan jalan, satu kompleks dengan Garden Restaurant. Jika tidak membawa kendaraan pribadi, kamu bisa naik bus Trans Jogja rute 1A dan 1B. Namun untuk pulangnya sudah tidak ada bus kota yang beroperasi. Jadi kamu bisa naik bus Solo – Jogja, naik taksi, atau ojek.

Jadwal Pertunjukan Sendratari Ramayana Prambanan

Pagelaran kolosal Sendratari Ramayana Prambanan dilangsungkan pada hari Selasa, Kamis, dan Sabtu mulai pukul 19.30 – 21.30 WIB. Namun pada hari libur dan perayaan-perayaan tertentu jadwal pertunjukan bisa berubah bahkan kadang dilangsungkan setiap hari. Sebelum menikmati pertunjukan ini ada baiknya kamu melakukan reservasi tiket lebih dahulu supaya tidak kehabisan. Hal ini juga berlaku bagi kamu yang berencana datang berombongan. Kamu bisa menghubungi petugas ticketing dan informasi di nomor (0274) 496 408

Harga Tiket Pertunjukan Sendratari Ramayana Prambanan

Ada banyak pilihan tiket untuk menikmati pagelaran indah ini, mulai dari tiket VIP hingga tiket khusus pelajar. Berhubung Sendratari Ramayana Prambanan dilangsungkan di outdoor dan indoor, berikut ini daftar harga tiket di dua panggung yang berbeda.

Panggung Terbuka (Open Air Theatre)

[table id=1 /]

Gedung Trimurti (Indoor)

[table id=2 /]

Tips Menyaksikan Sendratari Ramayana Prambanan

  • Untuk menjamin ketersediaan tiket pertunjukan, ada baiknya kamu melakukan reservasi terlebih dahulu via telepon. Apalagi jika kamu ingin menyaksikan pertunjukan ini pada musim libur hari raya atau libur panjang.
  • Pastikan perutmu sudah terisi ketika hendak menyaksikan pertunjukan ini. Duduk selama 2 jam di tempat terbuka dengan perut kosong bisa menyebabkan masuk angin.
  • Seusai pertunjukan akan ada sesi foto bersama pemain, karena itu jangan buru-buru pulang. Luangkan waktumu untuk berpose sejenak bersama tokoh yang kamu suka. Biasanya penonton berebut foto bersama Rama Shinta, Anoman, serta kijang kencana. Jika tak ingin antri, kamu bisa berfoto bersama penari lain yang tak kalah mempesona.
  • Jika berencana melakukan tour sehari, kamu bisa memulai tour dari Candi Prambanan, naik shuttle bus ke Istana Ratu Boko, lantas kembali lagi ke Prambanan untuk menyaksikan sendratari Ramayana Prambanan.
  • Sambil menunggu pagelaran Sendratari Ramayana Prambanan dimulai, kamu bisa berjalan ke sekitar sungai di dekat panggung pertunjukan dan memotret Candi Prambanan di kala senja yang bertabur lampu warna-warni. Mengingat tidak setiap hari Prambanan disoroti lampu, maka kesempatan ini jangan sampai kamu lewatkan.
Panggung Pementasan Sendratari Ramayana Prambanan
Panggung terbuka pementasan Sendratari Ramayana. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)
Penari Dalam Sendratari Ramayana Prambanan
Penari latar dalam pentas Sendratari Ramayana Ballet Prambanan. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)
Dewi Shinta Dalam Sedratari Ramayana Prambanan
Dewi Shinta dalm Sendratari Ramayana Prambanan. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)
Hanoman dan Shinta Dalam Sendratari Ramayana Ballet Prambanan
Sendratari Ramayana Ballet Prambanan. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)
Rahwana dan Shinta Dalam Sendratari Ramayana Prambanan
Rahwana dan Shinta dalam pentas Sendratari Ramayana Ballet Prambanan. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)
Aksi Rahwana Dalam Sendratari Ramayana Prambanan
Rahwana dengan para anakbuahnya sedang beraksi dalam Sendratari Ramayana Prambanan. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)
Hanoman Dalam Sendratari Ramayana Prambanan
Aksi Hanoman di dalam pentas Sendratari Ramayana Prambanan. (Reza Fitriyanto/Maioloo.com)

TINGGALKAN KOMENTAR YUK!

Please enter your comment!
Please enter your name here