Kebun Buah Mangunan, Tertegun Dalam Dekapan Halimun

Desa Mangunan, Kecamatan Dlingo, Bantul, Daerah istmewa Yogyakarta

Kebun Buah Mangunan
Bentang alam Sungai Oya dilihat dari gardu pandang Kebun Buah Mangunan. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)

Hamparan kabut yang memeluk mesra alisan Sungai Oya menciptakan pemandangan pagi yang dramatis, membuatmu serasa menjejak di atas awan. Nun jauh di sana, lembah kehijauan berpadu mesra dengan lekuk perbukitan. Menikmati pagi di Hutan Pinus Mangunan akan memberimu energi positif untuk mengawali hari.

Suasana pagi biasanya menjadi salah satu faktor penentu suasana hari selama seharian penuh. Jika pagimu sempurna, 80% harimu akan berjalan menyenangkan. Namun jika sejak bangun tidur suasana hatimu sudah kacau, maka itu akan berlangsung seharian penuh. Nah, jika kamu ingin mendapatkan suasana pagi yang sempurna untuk tubuh dan jiwamu, tak ada salahnya kamu menikmati pagi dari Kebun Buah Mangunan, Kabupaten Bantul.

Berada pada ketinggian 150-200 m di atas permukaan laut, Kebun Buah Mangunan mempunyai magnet yang kuat sehingga orang rela bangun di kala subuh dan menyusuri jalanan yang sepi guna mencapai tempat ini. Magnet itu adalah lautan halimun putih laksana gulungan ombak yang menyelimuti Ngarai Sungai Oya. Untuk mendapati pemandangan yang breathtaking tersebut, kamu harus trekking sebentar ke puncak bukit dimana terdapat gazebo dan gardu pandang.

Lokasi yang tidak terlalu luas tersebut berbatasan langsung dengan gigir tebing, dimana Sungai Oya meliuk dengan indahnya di bawah membelah kawasan perbukitan. Aliran airnya yang berwarna toska laksana ular raksasa yang sedang merayap mencari mangsa. Tak salah jika tempat ini dijuluki sebagai Amazon-nya Jogja. Pada pagi hari, dari ketinggian ini kamu akan disuguhi pemandangan yang menakjubkan. Hamparan lembah di bawah berubah menjadi putih laksana kapas dan awan gemawan. Saat mentari mulai muncul, secara perlahan selimut kabut itu akan menghilang dan berganti dengan pemandangan indah. Sedangkan jika kamu datang di sore hari, kamu bisa melihat bias cahaya senja yang elok keemasan akan kamu dapatkan di Kebun Buah Mangunan.

Meski pemandangan Sungai Oya dari ketinggian adalah alasan utama orang-orang berkunjung ke tempat ini, sejatinya ada keindahan dan kesenangkan lain yang bisa kamu dapatkan di Kebun Buah Mangunan. Sesuai dengan namanya, kebun buah, maka kawasan seluas 23 hektar ini juga dipenuhi dengan aneka tanaman buah. Penataan tanaman di tempat ini cukup menarik, yakni disesuaikan dengan kemiringan bukit. Deretan pohon durian, matoa, mangga, rambutan, jambu air, jambu biji, kelengkeng, cempedak, sawo, manggis, dan buah-buah lainnya tumbuh subur disini.

Jika kamu berkunjung pada musim panen, kamu bisa menikmati kesegaran buah-buahan yang ditanam di Kebun Buah Mangunan. Meski pengunjung tidak diperkenankan memetik langsung buah-buahan dari pohonnya, kamu tetap bisa mencicipi dengan cara membeli kepada pengelola. Buah-buahan segar hasil panen itu dijual dengan harga lebih murah dibandingkan dengan harga di pasar. Namun untuk membeli buah-buahan ini kamu hanya bisa dilayani pada saat jam buka yakni dari pukul 08.00 – 16.00 WIB.

Selain kebun buah, kawasan ini juga dilengkapi dengan beragam fasilitas seperti outbond area, camping ground, mushola, aula, homestay, toilet, warung, gardu pandang, gazebo, serta kolam renang untuk anak-anak. Di Kebun Buah Mangunan ini juga ada kandang rusa dan tempat pembibitan tanaman. Jadi tempat ini tidak hanya asyik dikunjungi muda-mudi saja, melainkan untuk anak-anak juga.

Sunrise Kebun Buah Mangunan
Sunrise di Kebun Buah Mangunan. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)

Aktivitas Yang Bisa Dilakukan di Kebun Buah Mangunan

  • Menikmati Keheningan Pagi
    Pagi yang hening, tenang, dan syahdu akan menjadi awal hari yang sempurna. Di Kebun Buah Mangunan kamu bisa menikmati hal tersebut. Pemandangan matahari yang terbit malu-malu memang tidak bisa kamu lihat dari tempat ini karena kawasannya yang tidak menghadap timur. Namun jangan khawatir, kamu tetap dapat melihat pemandangan yang spektakuler yakni lautan kabut yang bergulung-gulung di ngarai. Saat kabut tersebut mulai naik dan menghilang akibat paparan mentari, maka kamu akan melihat aliran Sungai Oyo yang meliuk-liuk laksana ular raksasa. Banyak orang berujar inilah pemandangan Amazon-nya Indonesia. Supaya kekinian jangan lupa foto dengan background sungai kehijauan yang mengular.
  • Camping
    Kebun Buah Mangunan merupakan salah satu alternatit tempat camping dengan suasana yang berbeda. Di kawasan ini sudah terdapat camping ground, lengkap dengan area untuk membuat api unggun. Disini kamu tidak perlu blusukan untuk mencari kayu bakar. Cukup hubungi pengelola, maka mereka akan menyediakan kayu bakar untukmu dan kawan-kawanmu. Tentu saja ada biaya khusus. Asyiknya camping disini adalah kamu bisa menyaksikan pemadangan pagi yang indah tanpa harus berangkat buru-buru dari kota Jogja. Jika tidak membawa tenda dome untuk camping, kamu bisa menginap di aula yang ada di kawasan ini.
  • Outbond
    Kawasan Agrowisata Kebun Buah mangunan sudah dilengkapi dengan outbond area berikut beberapa fasilitasnya. Karena itu jika kamu ingin mengadakan gathering, makrab, dan outbond, tempat ini bisa dijadikan pilihan. Biaya outbond per orang sebesar Rp 25.000 hingga Rp 35.000, tergantung dari game apa yang kamu pilih. Sebelum melakukan outbond, kamu wajib menghubungi pengelola jauh-jauh hari.
  • Uji Adrenalin dengan Sepeda Downhill
    Selain memiliki panorama istimewa, Kebun Buah Mangunan juga menawarkan petualangan sendiri bagi para adrenaline junkie, khususnya kamu yang menggemari olahraga bersepeda. Di kawasan ini terdapat lintasan sepanjang 2.300 meter yang disediakan khusus untuk downhill serta lintasan sepanjang 3.800 meter untuk kelas Cross Country. Sewa lintasan downhill atau cross country untuk 5 orang sebesar Rp. 50.000. Kalau kamu tertarik mencobanya kamu bisa menghubungi langsung pengelola.
  • Menikmati Segarnya Buah-buahan
    Sesuai dengan namanya, kebun buah Mangunan, maka di tempat ini juga ditumbuhi aneka macam pohon buah. Mangga, rambutan, jeruk, jambu air, durian, dan masih banyak lagi. Berhubung buah-buahan tersebut adalah buah musiman, maka kamu hanya bisa menikmatinya di musim panen. Jika kamu datang di musim panen, maka kamu bisa membeli aneka buah kesukaanmu dengan harga yang lebih murah dibandingkan dengan harga di pasar.

Lokasi dan Akses Menuju Kebun Buah Mangunan

Kebun Buah Mangunan terletak di Desa Mangunan, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Daerah istmewa Yogyakarta atau sekitar 35 km dari pusat kota Yogyakarta. Kawasan ini tak jauh dari Hutan Pinus Imogiri dan Puncak Becici. Dari Yogyakarta kamu memerlukan waktu sekitar 1 jam untuk sampai. Berhubung tidak ada akses angkutan umum, maka kamu wajib membawa kendaraan pribadi. Untuk mencapai tempat ini kamu bisa memulainya dari Terminal Giwangan. Dari situ silahkan menyusuri Jalan Imogiri Timur. Setelah sampai di pertigaan Pasar Imogiri ambil arah kiri, kemudian mengikuti papan petunjuk jalan yang mengarahkan ke kawasan Kebun Buah Mangunan.

Retribusi Kenbun Buah Mangunan

  • Tiket masuk: Rp 5.000
  • Parkir motor: Rp 2.000,00
  • Parkir mobil: Rp 3.000,00
  • Camping: Rp 5.000,00/orang

Tempat Wisata Dan Lokasi Asik di Sekitar Kebun Buah Mangunan

  • Puncak Becici
    Terletak satu kawasan dengan Kebun Buah Mangunan, tempat yang dinamai Puncak Becici ini menyuguhkan pemandangan alam yang elegan. Berbeda dengan kebun buah yang asyik dikunjungi saat pagi, tempat ini justri spot terbaik untuk menikmati senja dan hunting sunset. Dengan adanya beberapa gardu pandang di atas pohon yang disediakan pengelola, Puncak Becici menjadi tempat favorit bagi pasangan muda-mudi yang ingin menghabiskan senja berdua. Jika cuaca sedang cerah, kamu bisa menyaksikan lansekap gunung gemunung hingga garis pantai laut selatan.
  • Hutan Pinus Mangunan
    Kalau kamu ingin merasakan suasana musim gugur ala-ala Korea atau hutan Pacific Northwest, tak ada salahnya kamu bertandang ke Hutan Pinus Imogiri. Di tempat ini kamu akan menemukan hamparan hutan pinus yang indah lengkap dengan daun-daun dan bunga pinus yang bertebaran menutupi permukaan tanah. Kamu juga bisa menikmati kesejukan suasana di hutan pinus sembari naik ke atas gardu pandang yang dibangun di tengah hutan. Untuk menikmati semua keindahan ini kamu cukup merogoh kocek sebesar Rp 3.000 sebagai biaya parkir motor dan Rp 10.000 jika membawa mobil.
  • Air Terjun Lepo
    Kalau kamu suka bermain air, usai mengunjungi Hutan Pinus Mangunan tak ada salahnya mampir sejenak ke air terjun atau Grojogan Lepo yang terletak di Dusun Pokoh 1, Dlingo, Bantul. Berbeda dengan air terjun pada umumnya yang airnya terjun bebas dari ketinggian tebing, disini airnya mengalir ke dalam kedung atau kolam alami yang bertingkat-tingkat. Meski ukuran air terjunnya tidak tinggi, keberadaan kedung yang bertingkat menjadi daya pikat tersendiri. Kamu bisa berenang di kolam alami itu sepuasnya.
  • Jembatan Gantung Siluk
    Berwarna kuning terang, jembatan gantung yang membentang di atas aliran Sungai Oya ini terlihat begitu mencolok mata. Bahkan saat berada di Kebun Buah Mangunan pun jembatan ini bisa terlihat dengan jelas. Karena keunikannya, jembatan gantung ini kerap dijadikan lokasi pemotretan atau pembuatan video. Tertarik untuk mengunjunginya?
  • Makam Raja-Raja Mataram di Imogiri
    Makam Imogiri merupakan tempat pemakaman raja-raja dan keluarga raja Kasultanan Mataram. Pemakaman Imogiri memiliki beberapa nama lain yaitu Pasarean Imogiri dan Pajimatan Girirejo Imogiri. Lokasi makam Imogiri ini berada di atas perbukitan yang masih dalam gugusan Pegunungan Seribu, tepatnya di Dusun Pajimatan, Desa Girirejo, Kecamatan Imogiri, Kabupten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta. Untuk sampai ke makam, pengunjung harus mendaki anak tangga yang cukup banyak. Jika ingin masuk ke dalam makam, kamu harus memakai pakaian adat jawa yang bisa disewa di tempat tersebut. Untuk menambah informasi mengenai makam ini, kamu dapat membeli buku kecil yang berisi sejarah makam Imogiri termasuk nama-nama raja yang dimakamkan di pemakaman ini.

Tips Berkunjung ke Kebun Buah Mangunan

  • Kalau kamu ingin mengejar panorama matahari terbit, disarankan untuk tiba di lokasi sekitar pukul 05.00 WIB. Musim terbaik untuk melihat sunrise tentu saja di musim kemarau atau di peralihan musim dengan catatan cuaca cerah.
  • Jika yang kamu kejar adalah pemandangan pagi hari lengkap dengan lautan kabut yang dramatis, maka waktu terbaik untuk berkunjung adalah pada musim penghujan. Biasanya sehabis hujan deras di malam hari, kemungkinan bertemu dengan hamparan kabut akan semakin besar. Pada musim kemarau kabut hanya terlihat tipis bahkan terkadang tidak ada. Untuk menikmati pemandangan indah ini kamu bisa tiba sekitar pukul 06.00 WIB.
  • Meski identik dengan panorama fajar, sejatinya sunset dari tempat ini juga tidak kalah indahnya lho. Jika cuaca cerah, kamu bisa menanti senja dari ketinggian gardu pandang.
  • Bagi kamu para pecinta buah yang ingin menikmati segarnya buah-buahan di kebun buah ini, kamu bisa datang ke tempat ini sesuai dengan musim buah yang kamu sukai. Namun itu pun tidak menjamin kamu bisa mendapatkan buah yang kamu inginkan.
  • Meski di tempat ini sudah tersedia warung, namun mereka tidak selalu buka. Jadi ada baiknya kamu membawa bekal sendiri terutama air minum untuk mengisi dahaga ketika berjalan kaki menuju gardu pandang.
Lanskap Kebun Buah Mangunan
Lanskap di gardu pandang Kebun Buah Mangunan. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)
Menikmati Lenskap Kebun Buah Mangunan
Wisatawan sedang menikmati keindahan pemandangan di Kebun Buah Mangunan. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)
Pemandangan Dari Gardu Pandang Kebun Buah Mangunan
Pemandangan dari gardu pandang Kebun Buah Mangunan. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)
Lenskap Dari Kebun Buah Mangunan
Bentang alam Sungai Oya dilihat dari gardu pandang Kebun Buah Mangunan. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)
Pengunjung Menikmati Pemandangan di Kebun Buah Mangunan
Para pengunjung sedang menikmati keindahan bentang alam Sungai Oya dari gardu pandang Kebun Buah Mangunan, Imogiri, Bantul. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)
Pemandangan di Kebun Buah Mangunan
Pemandangan dari Kebun Buah Mangunan. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)
Mengabadikan Bentang Alam Sungai Oya di Kebun Buah Mangunan
Seorang wisatawan sedang mengabadikan keindahan bentang alam Sungai Oya di gardu pandang Kebun Buah Mangunan. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR YUK!

Please enter your comment!
Please enter your name here